TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Tahap penjaringan calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi berakhir dengan kejutan. Dari tiga figur yang sempat mengambil formulir, hanya nama H. Putra Jaya Umar yang dinyatakan lolos verifikasi dan dipastikan melenggang sebagai calon tunggal menuju Musyawarah Daerah (Musda) IV.
Ketatnya verifikasi administrasi dan ketepatan waktu pengembalian berkas menjadi faktor penentu yang menggugurkan langkah kandidat lainnya.
Proses pendaftaran yang dibuka sejak 25 hingga 27 April 2026 awalnya menunjukkan dinamika kompetisi yang cukup tinggi. H. Edi Ismanto tercatat sebagai pendaftar pertama, disusul oleh Sularno pada hari yang sama.
Sementara itu, Putra Jaya Umar baru mengambil berkas pada 26 April, namun langsung mengembalikan berkas tersebut secara lengkap hanya dalam waktu sekitar satu setengah jam.
Dalam rapat pleno penetapan yang digelar Senin (27/4/2026) pukul 16.00 WIB, panitia mengumumkan hasil verifikasi yang mengejutkan. Dua kandidat lain dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), meskipun sempat mengembalikan berkas di hari terakhir. Dengan demikian, hanya Putra Jaya Umar yang mengantongi tiket resmi sebagai calon ketua.
Ketua Panitia Pelaksana Musda IV, Ansyori Ali Akbar, menegaskan bahwa seluruh proses penjaringan dilakukan secara transparan dan berpedoman teguh pada AD/ART serta petunjuk pelaksanaan (Juklak) partai.
“Seluruh tahapan dilaksanakan terbuka. Hasil verifikasi administrasi menunjukkan hanya satu kandidat yang memenuhi seluruh ketentuan organisasi. Keputusan ini sudah kami tuangkan dalam berita acara resmi,” ujar Ansyori.
Dengan ditetapkannya calon tunggal, fokus kini beralih sepenuhnya pada pelaksanaan Musda IV yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Assalam, Tumijajar.
Forum ini diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi besar-besaran bagi partai berlambang pohon beringin tersebut. Musda direncanakan akan dihadiri oleh jajaran pengurus DPD I Golkar Lampung, unsur Forkopimda, hingga tokoh masyarakat setempat.
Situasi calon tunggal ini mencerminkan kuatnya arah konsolidasi internal di tubuh Golkar Tubaba. Meski kompetisi meredup, panitia optimis kepemimpinan baru yang akan lahir nanti mampu menjawab tantangan politik dan memperkuat posisi partai di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.







