PESISIR BARAT, Realitapublik.id — Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi Lampung melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (29/04/2026). Kunjungan ini bertujuan mempercepat sosialisasi program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 serta memfasilitasi program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi pelaku UMKM lokal.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, di ruang kerjanya dengan didampingi Asisten I serta jajaran Kepala OPD terkait, termasuk Dinas DPMPTSP, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pariwisata.
Dalam arahannya, Bupati Dedi Irawan menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi UU No. 14 Tahun 2014 dan PP No. 42 Tahun 2024 tentang Jaminan Produk Halal. Ia menyoroti tantangan besar di mana dari sekitar 10.000 UMKM di Pesisir Barat, baru sekitar 1.000 yang mengantongi sertifikat halal.
“Kami menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk segera menindaklanjuti pertemuan ini. Kami juga tengah mengkaji kemungkinan penganggaran khusus untuk fasilitasi sertifikasi halal gratis guna meningkatkan daya saing produk lokal kita,” tegas Bupati Dedi Irawan.
Kepala Balai PJPH Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si., merespons positif dukungan Pemkab dengan menyiapkan langkah taktis. Pihaknya berencana segera membuka loket layanan pendaftaran sertifikat halal di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Pesisir Barat untuk mempermudah akses pelaku usaha.
Selain itu, akan digelar pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang menyasar generasi muda di tingkat kecamatan hingga pekon (desa). “Kami ingin memastikan akses layanan halal menjangkau hingga pelosok desa, sehingga nilai tambah produk UMKM kita meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak,” jelas Saluddin.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi UMKM Pesisir Barat agar lebih kompetitif, tidak hanya di pasar nasional tetapi juga merambah pasar global. Dengan jaminan produk halal, kepercayaan konsumen akan meningkat, yang pada akhirnya memperkuat posisi Pesisir Barat sebagai salah satu sentra ekonomi kreatif dan pariwisata unggulan di Lampung. (*)
Penulis : Rody Sandra







