SITUBONDO, realitapublik.id — Sebuah rumah permanen milik Abdul Hamid (40), warga Dusun Sageren, Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dilalap si jago merah pada Kamis (30/4/2026) malam. Saat peristiwa terjadi, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya menghadiri pengajian.
Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30 WIB. Wagiman (60), kerabat korban, menjadi saksi mata pertama yang melihat kobaran api membumbung dari bangunan berukuran 10×6 meter tersebut. Panik melihat api cepat membesar, ia segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara yang lain langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono.
Merespons laporan tersebut, satu unit armada pemadam kebakaran Pemkab Situbondo yang disiagakan di wilayah Besuki tiba di lokasi dalam hitungan menit. Petugas segera melakukan pemadaman intensif serta pembasahan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
“Setelah upaya keras selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 20.00 WIB,” tambah pria yang akrab disapa Pak Ipung tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, kondisi rumah mengalami kerusakan berat pada hampir seluruh bagian bangunan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp25 juta.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. (*)
Penulis : Kim







