Stok Beras di Jawa Tengah Dipastikan Aman Hingga Akhir Tahun 2026

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Brebes, Realitapublik.id – Perusahaan Umum (Perum) Bulog membawa kabar baik terkait ketahanan pangan. Bulog memastikan stok beras untuk wilayah Jawa Tengah dalam kondisi aman guna memenuhi kebutuhan bantuan pangan maupun program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga akhir tahun 2026.

 

Pimpinan Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah, Sri Muniati, menyatakan di Brebes pada Sabtu lalu bahwa dari total stok sebanyak 372.362 ton setara beras, sekitar 80% sudah berbentuk beras siap distribusi, sementara sisanya masih dalam proses pengolahan.

 

“Kami terus melakukan penyerapan gabah petani. Hingga 1 Mei 2026, realisasi serapan telah mencapai 200 ribu ton dari total target tahunan sebesar 374 ribu ton,” ujar Sri Muniati.

Baca Juga :  Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

 

Ia menambahkan, saat mendampingi kunjungan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Muhammad Hekal, capaian serapan hingga akhir April 2026 tersebut sudah menyentuh angka 52% dari target setahun.

 

Mengingat tingginya target dari pemerintah, Sri mengakui kapasitas gudang induk Bulog saat ini belum mencukupi. Sebagai solusi, Bulog menjalin sinergi dengan pihak swasta dan BUMN untuk penyediaan gudang mitra.

 

“Alhamdulillah, kapasitas gudang hingga saat ini masih memadai. Kami juga masih membuka penawaran kerja sama gudang untuk mengoptimalkan penyerapan gabah,” jelasnya. Selain fokus pada stok, Bulog tengah mempercepat penyaluran bantuan pangan yang saat ini progresnya sudah mencapai 30% dan ditargetkan rampung akhir Mei 2026.

Baca Juga :  Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

 

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Hekal, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan mandat dari Fraksi Gerindra untuk memantau langsung fasilitas logistik Bulog di tengah ketidakpastian geopolitik global. Tujuannya adalah memastikan program swasembada pangan berjalan stabil dan terkendali.

 

“Kabar dari Pimpinan Wilayah Bulog Jateng sangat menggembirakan. Bersama Wakil Bupati Brebes dan Pimpinan Cabang Bulog Tegal, kita melihat langsung bahwa stok sangat mencukupi, bahkan gudang terpantau penuh,” kata Hekal.

Baca Juga :  BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

 

Ia juga menekankan pentingnya investasi pada aspek pengemasan dan logistik di masa depan, termasuk melalui keterlibatan Danantara atau skema lainnya, guna mendukung kemandirian pangan nasional.

 

Hekal mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Brebes dan Tegal, agar tidak panik terhadap isu kelangkaan pangan.

 

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Meskipun ada konflik di luar negeri, pemerintah berkomitmen memastikan distribusi tetap lancar dan harga tetap terjangkau,” tegasnya.

 

Sinergi yang ditunjukkan Perum Bulog bersama para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru