Meriahnya Malam Tahun Baru Islam di Besuki, Cahaya Obor dan Lampion Belah Kegelapan Malam

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, realitapublik.id– Malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dimeriahkan oleh aksi pawai obor dan lampion, pada Minggu (15/6/2026) malam. Ratusan warga turun ke jalan menyusuri jalan di sekitar pusat kota kecamatan dengan membawa obor dan lampion yang menyala benderang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Situbondo Junaidi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

Tradisi tahunan ini bukan sekadar perayaan momentum pergantian kalender Hijriah. Kegiatan ini juga difungsikan sebagai ruang silaturahmi massal sekaligus sarana edukasi untuk mengenalkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda secara turun-temurun.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional 2026: Koordinator BPKB Jatibanteng Ajak Maknai Batik sebagai Filosofi Keharmonisan Keluarga

“Acara tahunan ini sangat efektif untuk mempererat hubungan tali silaturahmi antarwarga,” ujar Rahmat, salah satu warga Desa Besuki yang mengikuti acara tersebut.

Sementara menurut Andi, iringan cahaya obor yang membelah kegelapan malam memiliki makna filosofis yang mendalam.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan

“Di balik nyala api yang dibawa secara bergotong-royong tersebut, tersimpan harapan besar agar semangat kebersamaan warga terus menyala,” kata Andi warga Dusun Kota Timur Besuki ini.

Warga berharap nilai-nilai keislaman dan persatuan ini tetap terjaga serta lestari di tangan generasi berikutnya.(*)

Penulis : Kim

Berita Terkait

Anggota DPRD Situbondo Junaidi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
Waspada Erupsi Merapi: Ini Daftar Kecamatan dan Desa di Jateng-DIY yang Masuk Zona Bahaya Sektoral
Terbukti Lakukan Asusila, Bripda HPW Anggota Polres PALI Direkomendasikan Dipecat
Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!
Gelar Sosialisasi PIPWK Ke-1 di Tiyuh Jaya Murni, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan
Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya
Seolah Kebal Hukum, Lapak Obat Keras Belakang Pasar Laladon Masih Bebas Beroperasi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Anggota DPRD Situbondo Junaidi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Waspada Erupsi Merapi: Ini Daftar Kecamatan dan Desa di Jateng-DIY yang Masuk Zona Bahaya Sektoral

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Terbukti Lakukan Asusila, Bripda HPW Anggota Polres PALI Direkomendasikan Dipecat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Satpol PP Kota Pasuruan Copot Banner Sengketa Lahan Kelurahan Bukir, Warga Pertanyakan Keadilan Penertiban!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Gelar Sosialisasi PIPWK Ke-1 di Tiyuh Jaya Murni, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Sengketa Lahan Kantor Lurah Bukir: Gugatan Mangkrak, Ahli Waris Tancap Plang Perlawanan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Kabut Asap Karhutla Memburuk, Kualitas Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Seolah Kebal Hukum, Lapak Obat Keras Belakang Pasar Laladon Masih Bebas Beroperasi

Berita Terbaru