BATANG, realitapublik.id — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja mendadak ke Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026). Kunjungan ini dilakukan guna meninjau langsung penanganan medis para korban yang diduga mengalami keracunan makanan massal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mencatat hingga Senin pukul 07.00 WIB, jumlah warga terdampak melonjak signifikan menjadi 674 orang dari data awal sebanyak 276 orang. Sebanyak 34 pasien di antaranya masih harus menjalani perawatan rawat inap. Gejala keracunan diduga berasal dari makanan yang dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang, bahkan turut dirasakan oleh anggota keluarga korban yang ikut mengonsumsi makanan tersebut di rumah.

Sementara itu, data resmi Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat insiden ini berdampak pada 589 orang, dengan 127 orang di antaranya masih menjalani perawatan medis secara intensif. Menyusul kejadian tersebut, BGN bersama pemerintah daerah telah menghentikan sementara operasional SPPG Bawang untuk kepentingan uji laboratorium dan investigasi mendalam, serta mencopot Kepala SPPG setempat dari jabatannya.
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran didampingi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah meninjau para pasien yang tengah dirawat di RSUD Limpung dan Puskesmas Bawang. Wapres menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung penuh oleh pemerintah. Selain itu, Wapres menyempatkan diri menyerahkan bantuan sembako, mainan anak, hingga perlengkapan sekolah kepada para korban dan keluarga.
Saat menggelar dialog bersama para wali murid di SDN Pasusukan, Bawang, Wapres Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola program MBG serta meminta proses investigasi dituntaskan secara transparan.
“Kedatangan saya hari ini untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik, keluarga mendapatkan kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat. Penanganan kesehatan korban menjadi prioritas utama pemerintah,” ujar Wapres Gibran saat meninjau RSUD Limpung, Kabupaten Batang, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan agenda resmi, rangkaian kunjungan kerja Wapres di wilayah Bawang berlangsung sejak pagi hingga siang hari:
08.00 WIB: Mendarat di Bandara Lanumad Ahmad Yani, Semarang, lalu melanjutkan perjalanan darat menuju RSUD Limpung.
09.10 WIB: Tiba di RSUD Limpung untuk meninjau kondisi para korban keracunan yang tengah dirawat.
09.40 WIB: Melanjutkan perjalanan menuju Puskesmas Kecamatan Bawang.
10.10 WIB: Tiba di Puskesmas Bawang bersama Pj Gubernur Jateng untuk menjenguk korban serta memastikan ketersediaan fasilitas penanganan medis.
10.45 WIB: Menuju SDN Pasusukan, Bawang, untuk menggelar dialog langsung bersama para wali murid terdampak.
11.15 WIB: Mengakhiri rangkaian agenda kunjungan di Bawang dan kembali menuju Bandara Lanumad Ahmad Yani, Semarang.
Hingga kini, masyarakat dan pihak keluarga korban masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pemerintah daerah serta BGN terkait hasil uji laboratorium dan langkah evaluasi program ke depan. (Fery Eka spt)






