Unras Tuntut Transparansi Pengelolaan Biaya Pendidikan di SMA Negeri Taruna Madani, Pihak Berwenang Diminta Audit

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk rasa Aliansi DPP LSM Perkumpulan Laskar Pecinta Alam Pasuruan Raya (LPAPR), LSM P-MDM dan M-BARA di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan, di Kota Pasuruan. (Foto: Saichu/realitapublik.id)

Unjuk rasa Aliansi DPP LSM Perkumpulan Laskar Pecinta Alam Pasuruan Raya (LPAPR), LSM P-MDM dan M-BARA di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pasuruan, di Kota Pasuruan. (Foto: Saichu/realitapublik.id)

Kota Pasuruan, realitapublik.id – Aliansi DPP LSM Perkumpulan Laskar Pecinta Alam Pasuruan Raya (LPAPR), LSM P-MDM dan M-BARA menggelar aksi unjuk rasa (Unras) rasa di depan kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di wilayah Pasuruan, Jalan Panglima Sudirman No 5, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Senin (21/07/2025) sekira pukul 09.00 WIB.

 

Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap biaya pendidikan, termasuk pengadaan seragam di SMA Negeri Taruna Madani.

 

Massa aksi yang berjumlah puluhan orang aktivis ini menuntut agar pihak berwenang untuk meneliti dan mengkaji ulang proses pengadaan seragam di SMA Negeri Taruna Madani dan mengaudit biaya pembelian seragam untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas serta mencopot Kepala SMA Negeri Taruna Madani dari jabatannya.

Baca Juga :  Disdik Lampung Utara Teken Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027

 

Dalam orasinya, Ketua Umum DPP LSM M-BARA, Saiful, menegaskan bahwa aksi demo ini hanyalah awal dari gelombang protes yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Ia akan melakukan aksi demo setiap hari Senin jika tidak ada klarifikasi terbuka dari pihak sekolah terkait dugaan penjualan seragam.

 

“Hari ini pemanasan. Kalau tidak ada klarifikasi terbuka dari pihak sekolah, kami akan turun ke jalan setiap hari Senin. Kami tidak akan berhenti sampai publik tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tandasnya.

 

Menurut Sekjen DPP LSM M-BARA, Mudrik Maulana, mengecam keras sikap tertutup pihak sekolah SMA Taruna Madani terhadap permintaan audiensi masyarakat. Ia menduga adanya potensi penyimpangan dalam sistem pembiayaan pendidikan di sekolah tersebut, yang menyebabkan wali murid dibebani biaya besar tanpa kejelasan pos anggaran.

Baca Juga :  Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

 

Mudrik menuntut transparansi dalam pengelolaan biaya pendidikan dan menolak upaya pembungkaman terhadap aspirasi masyarakat. Pernyataan ini menunjukkan keprihatinan LSM M-BARA terhadap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan sekolah dan komitmen mereka untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas.

 

“Kami menduga ada potensi penyimpangan dalam sistem pembiayaan pendidikan di SMA Taruna. Tiap tahun, wali murid dibebani biaya puluhan juta rupiah tanpa kejelasan pos anggaran. Kami minta transparansi, bukan pembungkaman,” lantang Mudrik.

 

Sikap tertutup pihak sekolah SMA Taruna Madani yang menolak surat audiensi secara resmi dianggap sebagai bentuk arogansi lembaga pendidikan. Dengan menolak dialog, pihak sekolah dianggap telah memaksa LSM M-BARA untuk menyuarakan kebenaran di jalanan.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

 

Aksi demo di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Pasuruan terpaksa dibubarkan karena Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) tidak ada di tempat. Namun, aksi demo ini akan dilanjutkan pada hari Senin berikutnya dengan massa yang lebih besar.

 

Setelah pembubaran aksi demo, rombongan pendemo bergerak menuju Polres Pasuruan untuk melaporkan dugaan penyimpangan di SMA Negeri Taruna Madani. Langkah ini menunjukkan keseriusan dan komitmen LSM M-BARA dan LPAPR untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan menuntut transparansi dalam pengelolaan pendidikan.(*)

Reporter: Saichu

Editor: Abdul Hakim

Berita Terkait

Disdik Lampung Utara Teken Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Prof. Warsito di Stadium General Unila: Mahasiswa Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
Ratusan Siswa SD se-Kecamatan Tamansari Unjuk Gigi dalam Ajang Pentas Prestasi 2026
Pererat Silaturahmi, SDN Pasireurih 04 Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran
Sinergi SuaraRakyat62.com, DPRD, dan NGO: Soroti Nasib 1.793 Anak Putus Sekolah di Kota Pasuruan
Keluhan Wali Murid SDN 22 Tumijajar Tubaba: Menu dan Porsi MBG Beberapa Hari Ini Tidak Sesuai Ekspektasi
Berita ini 222 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Disdik Lampung Utara Teken Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 6 April 2026 - 16:52 WIB

Prof. Warsito di Stadium General Unila: Mahasiswa Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:37 WIB

Ratusan Siswa SD se-Kecamatan Tamansari Unjuk Gigi dalam Ajang Pentas Prestasi 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 12:08 WIB

Pererat Silaturahmi, SDN Pasireurih 04 Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:23 WIB

Sinergi SuaraRakyat62.com, DPRD, dan NGO: Soroti Nasib 1.793 Anak Putus Sekolah di Kota Pasuruan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:09 WIB

Keluhan Wali Murid SDN 22 Tumijajar Tubaba: Menu dan Porsi MBG Beberapa Hari Ini Tidak Sesuai Ekspektasi

Berita Terbaru