TULANG BAWANG BARAT realitapublik.id — Pemerintah Tiyuh Panaragan Jaya Indah, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), secara resmi menuntaskan realisasi Program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025. Dengan total pagu sebesar Rp1.022.913.000, anggaran tersebut dialokasikan secara strategis untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan tiyuh.
Kepalo Tiyuh Panaragan Jaya Indah, Moh Ulin Nuha, menjelaskan bahwa penyerapan dana dilakukan melalui tiga tahap penyaluran yang seluruhnya berbasis pada hasil Musyawarah Tiyuh (Musdes).
“Seluruh perencanaan kami lakukan secara partisipatif. Dana Desa ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata oleh warga, mulai dari infrastruktur hingga penguatan ekonomi,” ujar Moh Ulin Nuha, Selasa (30/12/2025).
Didampingi Sekretaris Tiyuh Winarwan dan Ketua BPT Sarwo Edi, Kepalo Tiyuh merinci alokasi DD 2025 yang terbagi dalam lima sektor utama:
Operasional Pemerintahan Tiyuh: Guna mendukung kelancaran pelayanan publik.
Pelaksanaan Pembangunan Tiyuh: Fokus pada aksesibilitas warga.
Pembinaan Kemasyarakatan: Penguatan nilai sosial dan gotong royong.
Pemberdayaan Masyarakat: Stimulus untuk kemandirian ekonomi.
Penanggulangan Darurat: Kesiapsiagaan bencana dan bantuan mendesak.
Fokus Infrastruktur: Jalan Lapen dan Drainase
Sektor fisik menjadi salah satu sorotan utama guna memperlancar mobilitas warga dan memperbaiki sanitasi lingkungan. Berikut rinciannya:
Peningkatan Jalan: Pembangunan jalan lapen sepanjang 321 meter (lebar 3 meter) di wilayah RT 06, RT 08, RW 02, dan RW 03 dengan total anggaran Rp165.680.000.
Pembangunan Drainase: Perbaikan sistem aliran air di RT 01 RW 01 yang terbagi dalam dua titik:
Titik 1 (22 meter): Anggaran Rp11.720.000.
Titik 2 (27 meter): Anggaran Rp16.650.000.
Transparansi dan Partisipasi Publik
Ketua BPT, Sarwo Edi, menegaskan bahwa setiap tahapan penyerapan anggaran, mulai dari Tahap I (Rp465,3 juta), Tahap II (Rp445,3 juta), hingga Tahap III (Rp112,2 juta), dipastikan berjalan akuntabel. Pelibatan masyarakat dan lembaga tiyuh menjadi kunci utama dalam meminimalisir penyimpangan.
Di akhir penyampaiannya, Moh Ulin Nuha memberikan pesan khusus kepada seluruh warga agar memiliki rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“Pembangunan fisik ini milik bersama. Saya mengajak warga untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang sudah ada agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh anak cucu kita,” pungkasnya.
Ringkasan Penyaluran Dana Desa 2025
Tahap Jumlah Anggaran Fokus Utama
Tahap I Rp465.302.600 Operasional & Pembangunan Awal
Tahap II Rp445.335.600 Infrastruktur & Pemberdayaan
Tahap III Rp112.274.800 Penuntasan & Program Darurat
TOTAL Rp1.022.913.000
Penulis : Rody Sandra







