Tragedi Berulang di PLTU Ketapang: Dua Pekerja Tewas, Kinerja Dirut PLN NPS Disorot Tajam

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

KETAPANG, realitapublik.id — Belum genap setahun sejak kecelakaan maut pada April 2025, insiden serupa kembali terjadi di PLTU Sukabangun, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu (21/1/2026). Tragedi yang menewaskan dua pekerja ini memicu desakan keras agar jajaran direksi PLN Nusantara Power Services (NPS) bertanggung jawab penuh, bahkan muncul tuntutan pencopotan jabatan Direktur Utama.

 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat empat orang pekerja dari perusahaan pihak ketiga sedang membersihkan corong blower debu sisa pembakaran batu bara di cerobong pembuangan setinggi 50 meter.

Baca Juga :  Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

 

Pemicu: Pegangan pada dinding plat cerobong diduga runtuh tiba-tiba.

Dampak: Keempat pekerja terjatuh dari ketinggian dan terhempas ke tanah. Informasi di lapangan menyebutkan para korban sempat tertimbun abu sisa pembakaran.

Korban: Dua pekerja berinisial J (35) dan R (32) dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya (A dan H) dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif.

 

Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) sekaligus Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas RE-LUN), Teuku Yudhistira, mengecam keras terulangnya kecelakaan kerja ini. Ia menilai manajemen PLN NPS gagal dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca Juga :  KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

 

“Faktanya kecelakaan kerja terus berulang dan merenggut nyawa. Ini menyangkut hak asasi pekerja untuk pulang dengan selamat. Jika pimpinan NPS seolah tidak peduli, maka ini adalah bukti kebobrokan manajemen,” tegas Yudhistira, Jumat (23/1/2026).

 

Yudhistira secara spesifik menyoroti kepemimpinan Dirut PLN NPS, Jakfar Sadiq. Ia mendesak adanya sanksi tegas berupa pemecatan dan pemeriksaan hukum atas dugaan kelalaian.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PLTU Sukabangun maupun jajaran Direksi PLN NPS cenderung bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Konfirmasi melalui pesan singkat kepada Dirut Jakfar Sadiq pun belum mendapatkan balasan.

Baca Juga :  HKG PKK ke-54: Ketua TP PKK Tubaba ajak Perempuan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Sukseskan Layanan KB

 

Masyarakat dan berbagai elemen organisasi mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) di Kalimantan Barat untuk melakukan penyelidikan transparan guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur K3 yang berujung pada hilangnya nyawa manusia.

 

Catatan Insiden Kerja PLN NPS (Wilayah Ketapang), Waktu-Lokasi-Dampak:

April 2025 PLTU Ketapang 1 Pekerja Tewas.

Januari 2026 PLTU Sukabangun 2 Tewas, 2 Luka Berat. (*)

Penulis : Rody Sandra

Editor : Chu

Berita Terkait

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Berita Terbaru