TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Pemerintah Tiyuh Karta Sari, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), sukses melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Balai Tiyuh Karta Sari pada Selasa (27/01/2026).
Forum tahunan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Kepalo Tiyuh Karta Sari, Afrika, S.H., jajaran Aparatur Tiyuh, Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Pendamping Desa. Turut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT, Ketua LPM, penggerak PKK, kader Posyandu, pengurus BUMTi, serta pengurus KDMP.
Dalam sambutannya, Kepalo Tiyuh Karta Sari, Afrika, S.H., menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas, melainkan agenda strategis nasional yang diamanatkan oleh UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Ia menjelaskan bahwa Musrenbang menjadi wadah untuk menyelaraskan tiga pendekatan utama: teknokratis, partisipatif, dan politik.
“Melalui forum ini, kita ingin memastikan setiap usulan pembangunan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan rill masyarakat di tingkat bawah. Sinergi antara pemerintah dan warga adalah kunci pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Afrika, S.H.
Musrenbang kali ini menampung berbagai usulan prioritas dari setiap suku dan lingkungan yang nantinya akan dipetakan ke dalam APBT 2026. Fokus utama masih ditekankan pada peningkatan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi melalui BUMTi, serta optimalisasi pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan pemberdayaan perempuan lewat PKK.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepalo Tiyuh dengan harapan kuat agar perencanaan yang disusun saat ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan seluruh warga Tiyuh Karta Sari. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol soliditas seluruh elemen pembangunan Tiyuh.
Penulis : Rody Sandra







