Pemkot Semarang kerahkan 7 Tim, Tangani Belasan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrim

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

SEMARANG realitapublk.id – Jantung ibu kota Jawa Tengah “Semarang” kini Tengah dilanda cuaca extrim akibatnya banyak pohon berdiri kokoh pada tumbang akibat kencangnya angin yang menerjang area perkotaan . Langkah gerak cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam penanganan belasan titik pohon tumbang akibat cuaca extrim tersebut dengan membentuk 7 Tim.

 

Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mengerahkan tujuh tim untuk menangani belasan titik pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda kota tersebut pada Minggu (8/3/2026).

 

Setiap tim terdiri atas tujuh hingga sepuluh orang. Halniyu disampaikan oleh wali kota Semarang Agustina wilujeng.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-80, Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari Gelar Ziarah Rombongan di TMP Trikora Manokwari

 

Lebih lanjut , Agustina wilujeng mengatakan Pemkot Semarang juga menerjunkan tujuh unit dump truck dan skylift untuk mempercepat proses evakuasi tersebut.

 

Langkah nyata gerak cepat dilakukan karena pohon tumbang di sejumlah titik menyebabkan kerusakan di kawasan permukiman dan jalan protokol, bahkan menimbulkan korban berjatuhan.

 

“Korban ada, baik orang, mobil, rumah, hingga bangunan yang tertimpa,” kata Agustina.

 

Lebih lanjut Agustina menyampaikan, tujuh tim tersebut telah disebar ke berbagai wilayah, mulai dari ring 1, 2, hingga 3, untuk memastikan akses jalan kembali normal dan menekan serendahnya dampak kerusakan akibat insiden tersebut.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga, Yantoni (Gerindra) Gelar Reses, Janjikan Perjuangkan Lapangan Bola dan Infrastruktur jalan

 

“Prioritas tentunya yang berada di pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas, serta yang tertimpa pohon dan mobil karena pastinya ada korban,’Ujar Agustina”

 

Beberapa titik vital, seperti Jalan Kyai Saleh, Gajah Mada, Papandayan, dan kawasan Pamularsih telah berhasil ditangani petugas. Sementara itu, penanganan di Jalan Thamrin masih berlangsung.

 

Agustina menambahkan, proses evakuasi di Jalan Kepodang kawasan Kota Lama Semarang sempat terkendala akses portal besi. Tim lainnya juga bergerak menuju lokasi tambahan di Watulawang serta Mess Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad).

 

Sebagai langkah jangka panjang, Agustina mengatakan, Pemkot Semarang terus melakukan pendataan dan pemeliharaan vegetasi di area publik untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga :  Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

 

“Langkah antisipasi tetap dilakukan sambil melaksanakan inventarisasi pohon rawan tumbang, melakukan perapian secara berkala, serta menebang pohon yang berpotensi rawan tumbang,” ujar Agustina.

 

Pemkot Semarang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur hijau ketika cuaca extrim terjadi.

 

“Kami melakukan sosialisasi ke masyarakat, baik lisan maupun lewat media sosial dan media massa, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana angin kencang, puting beliung, dan hujan deras agar tidak berada di bawah pohon pada saat bencana terjadi,” katanya.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah
Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi
Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Judi Online: H. Putra Jaya Umar Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkotika di Gunung Timbul
Kapolda Lampung Pimpin Ratusan Personel dan Bhayangkari Polda Lampung Ikuti Kemala Run 2026
Kapolsek Tulang Bawang Tengah Sampaikan Pesan Imbauan Kamtibmas Lewat Radio Elegan
Kembali lagi Sat Narkoba polres Lampung Utara Ringkus Seorang Pria jadi Pengedar Narkoba
Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan
Antara Penegakan Aturan dan Urusan Perut: Menakar Efektivitas Penertiban PKL di Kota Pekalongan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 21:10 WIB

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi

Minggu, 19 April 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Ratusan Personel dan Bhayangkari Polda Lampung Ikuti Kemala Run 2026

Minggu, 19 April 2026 - 10:18 WIB

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Sampaikan Pesan Imbauan Kamtibmas Lewat Radio Elegan

Minggu, 19 April 2026 - 09:33 WIB

Kembali lagi Sat Narkoba polres Lampung Utara Ringkus Seorang Pria jadi Pengedar Narkoba

Sabtu, 18 April 2026 - 20:55 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:50 WIB

Antara Penegakan Aturan dan Urusan Perut: Menakar Efektivitas Penertiban PKL di Kota Pekalongan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sekarputih, Tim Intelijen KPK Tipikor Temukan Indikasi Duplikasi Anggaran

Berita Terbaru