Tragedi Petasan Kembali Terjadi: Satu Remaja SMP Tewas, Dua Lainnya Luka-Luka

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PEKALONGAN, Realitapublik.id — Kota Pekalongan kembali berduka. Belum genap tiga hari setelah insiden ledakan di Noyontaansari, petaka serupa kembali terjadi di wilayah Kuripan Kidul, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Pekalongan Selatan, Senin (23/03/2026) siang.

 

Ledakan hebat yang berasal dari aktivitas meracik petasan ini menyebabkan satu remaja meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan darurat, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan ringan.

 

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, mengungkapkan bahwa insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Tiga remaja diketahui sedang berada di sebuah kebun pisang milik warga setempat. Diduga, dua di antaranya sedang meracik petasan saat salah satu bahan peledak tiba-tiba terpicu dan meledak hebat.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Perintahkan Jajaran Tembak di Tempat Para Pelaku Begal dan Curanmor 

 

“Dua korban yang meracik petasan mengalami luka bakar serius dan tidak sadarkan diri di lokasi. Sementara satu korban lainnya, yang berada sekitar 15 meter dari titik ledak, terkena serpihan ledakan di bagian kaki kiri,” ujar AKP Setyanto, Senin malam.

 

Kabar duka terkonfirmasi pada Senin malam pukul 19.30 WIB. Salah satu korban kritis berinisial M. Syafiq (14), yang merupakan pelajar kelas 7 SMP, dinyatakan meninggal dunia di IGD RSUD Bendan Kota Pekalongan.

Baca Juga :  Ranperkada PALI Diharmonisasi untuk Perkuat Kepastian Hukum Daerah

 

Hingga berita ini diturunkan, satu korban kritis lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama, sedangkan korban luka ringan telah mendapatkan penanganan medis pada bagian kaki.

 

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan aktivitas pembuatan petasan secara ilegal, antara lain:

1 buah petasan aktif (tinggi 22 cm, diameter 5 cm).

17 selongsong petasan kosong berbagai ukuran.

 

AKP Setyanto menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian sangat serius bagi Polres Pekalongan Kota, mengingat ini adalah insiden kedua dalam waktu yang sangat berdekatan setelah kejadian serupa di wilayah Pekalongan Timur pada menjelang Idulfitri kemarin.

Baca Juga :  Gelar Tubaba Q Sehat Serentak di 16 Titik, Pemkab Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan sebagai Program Prioritas

 

“Kami akan meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan secara tegas. Ini tidak bisa dibiarkan karena taruhannya adalah nyawa,” tegas Kasat Reskrim.

 

Redaksi Realitapublik.id turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya M. Syafiq. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran terakhir bagi seluruh warga.

 

Ingat! Bermain atau meracik petasan bukan sekadar hiburan, melainkan ancaman nyata yang bisa memicu cacat permanen hingga kematian. Mari jaga keselamatan diri dan keluarga dengan menjauhi bahan peledak jenis apa pun.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026
Iduladha 1447 H, Tokoh Pemuda Situbondo Badrus Soleh Ajak Generasi Muda Kikis Ego dan Perkuat Solidaritas
Peringati HLUN, RSUD Bangil dan TP PKK Pasuruan Edukasi Lansia Soal Pencegahan Osteoporosis
Iduladha 1447 H, Ketua DPD Golkar Tubaba Putra Jaya Umar Ajak Masyarakat Berbagi dan Jaga Keikhlasan 
Hitung Mundur Pilkades PAW Selomukti: 3 Kandidat Resmi Bersaing Rebut Simpati Warga 
Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami
Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan
Mahasiswa Hukum Unmer Pasuruan Perkuat Peran Kritis Lewat Diskusi “Hukum Bicara Lewat Opini”
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Masuk SD Tidak Harus 7 Tahun dan Tanpa Ijazah TK, Ini Aturan Terbaru SPMB 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:03 WIB

Iduladha 1447 H, Tokoh Pemuda Situbondo Badrus Soleh Ajak Generasi Muda Kikis Ego dan Perkuat Solidaritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:44 WIB

Peringati HLUN, RSUD Bangil dan TP PKK Pasuruan Edukasi Lansia Soal Pencegahan Osteoporosis

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:32 WIB

Iduladha 1447 H, Ketua DPD Golkar Tubaba Putra Jaya Umar Ajak Masyarakat Berbagi dan Jaga Keikhlasan 

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:39 WIB

Gempa M5,1 Guncang Tenggara Jember, BMKG: Terasa hingga Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:35 WIB

Kronologi Penyelamatan Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak, Dievakuasi Sesama Nelayan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:03 WIB

Mahasiswa Hukum Unmer Pasuruan Perkuat Peran Kritis Lewat Diskusi “Hukum Bicara Lewat Opini”

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Aan Rusdianto Tebar Manfaat Idul Adha Lewat Pembagian Hewan Kurban di Probolinggo Pasuruan 

Berita Terbaru