Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali membuktikan posisinya sebagai kiblat arsitektur kontemporer di Indonesia yang diakui dunia internasional. Pada Selasa (21/04/2026), jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba menyambut kunjungan studi lapangan (fieldtrip) dari universitas teknik ternama dunia, Technische Universiteit Delft (TU Delft), Belanda.

 

Rombongan yang terdiri dari 25 mahasiswa S2 Jurusan Arsitektur dan Urban Design beserta 3 profesor pendamping tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, dan tokoh sentral pembangunan Tubaba, Umar Ahmad, di ikon budaya Rumah Baduy, kawasan Uluan Nughik.

 

Wakil Bupati Nadirsyah menyatakan bahwa kunjungan akademisi dari Belanda ini merupakan kehormatan besar bagi daerah berjuluk “Bumi Ragem Sai Mangi Wawai” tersebut. Ia berharap interaksi ini melahirkan sinergi pemikiran untuk menyempurnakan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Guru SMK di Besuki Situbondo Dianiaya Siswa Saat Jam Pelajaran, Korban Alami Luka Lebam

 

“Kami berharap kehadiran para akademisi ini mampu melahirkan kolaborasi pemikiran. Mari kita kolaborasikan pemahaman tentang perjalanan menuju ‘Tubaba Masa Depan’ melalui kacamata arsitektur global,” ujar Nadirsyah dalam sambutannya.

 

Prof. Marina Tabassum, arsitek internasional sekaligus profesor di TU Delft, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari Global Housing Studio. Mereka sangat tertarik pada cara Tubaba mengintegrasikan arsitektur untuk mendekatkan masyarakat secara komunal.

 

“Fokus kami adalah bagaimana arsitektur bisa mendekatkan orang-orang untuk hidup bersama. Kami melihat permulaan yang indah di sini, dan kami sangat tertarik untuk mendalami bagaimana visi besar Tubaba ini diwujudkan secara nyata,” ungkap Prof. Marina.

Baca Juga :  HUT ke-62 Provinsi Lampung: Wabup Nadirsyah Paparkan Transformasi Ekonomi dan Capaian Prestisius

 

Sementara itu, Umar Ahmad memaparkan filosofi mendalam di balik pembangunan Tubaba. Baginya, Tubaba bukan sekadar singkatan geografis, melainkan sebuah tujuan nilai yang disebutnya sebagai “Perjalanan Pulang ke Masa Depan”.

 

“Pembangunan di Tubaba tidak hanya soal fisik atau ruang, tetapi soal membentuk manusia yang memiliki karakter layak menghuni masa depan melalui kekuatan desain. Dalam perjalanan ini, Anda semua telah ‘dipilih’ untuk menjadi teman perjalanan kami,” tutur Umar Ahmad.

Baca Juga :  Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong,Tersangka Ditangkap di Timor Leste

 

Didampingi arsitek nasional Danny Wicaksono, rombongan meninjau sejumlah titik strategis yang merepresentasikan sinergi material lokal dengan estetika modern, di antaranya:

Rumah Baduy: Hunian tradisional yang adaptif terhadap lingkungan.

Politeknik Tunas Garuda: Kawasan pendidikan berbasis konsep ruang terbuka.

Tanoh Nughik Ceramic Studio: Pusat kreativitas berbasis material tanah liat.

Tubaba Art School: Wadah pembentukan karakter pemuda melalui seni.

Tugu Suhunan Riyah: Landmark arsitektur terbaru yang penuh makna filosofis.

 

Kunjungan ini semakin memperkuat posisi Tubaba sebagai laboratorium arsitektur dan kebudayaan global di Indonesia yang mampu menarik minat intelektual tingkat dunia.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Berita Terbaru