LAMPUNG, realitapublik.id — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat ekosistem halal di wilayahnya. Bekerja sama dengan DPD JULEHA setempat, sebanyak 87 peserta dari seluruh pekon di Lampung Barat mengikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Berbasis Kompetensi di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Minggu (10/05/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si., yang juga bertindak sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Saluddin menekankan bahwa pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk menjamin kehalalan produk daging dari hulu, terutama menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H dan implementasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.
“Saya harapkan semua penyembelihan hewan kurban tahun ini ditangani oleh JULEHA yang sudah mengikuti pelatihan kompetensi. Ini penting agar prosesnya benar-benar sesuai syariat Islam dan standar nasional,” tegas Saluddin.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, melalui sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Yuda Setiawan, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendata asal-usul daging yang beredar di pasar.
“Ke depan, semua hewan kurban hingga daging ayam dan sapi yang dijual di Lampung Barat harus disembelih oleh JULEHA bersertifikat. Kita ingin memastikan masyarakat hanya mengonsumsi daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal),” ungkap Yuda.
Lampung Barat pun mendapat apresiasi khusus dari BPJPH karena konsistensinya. Hingga saat ini, kabupaten tersebut telah tiga kali menyelenggarakan pelatihan serupa, sebuah langkah yang diharapkan dapat memicu semangat kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung.
Satu poin yang membanggakan, pelatihan ini dimentori oleh instruktur dari DPW JULEHA Lampung yang memiliki kualifikasi nasional. Saat ini, DPW JULEHA Lampung tercatat sebagai satu-satunya wilayah di Indonesia yang memiliki jumlah instruktur bersertifikat kompetensi BNSP RI terbanyak, yakni 28 orang.
Pelatihan ini mencakup materi teori berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta praktik langsung penyembelihan sapi, kambing, dan ayam. Dengan bimbingan instruktur profesional, para peserta diharapkan mampu menerapkan teknik penyembelihan yang efektif, minim stres pada hewan, dan sesuai syariat.
Melalui pelatihan ini, Lampung Barat selangkah lebih maju dalam memberikan perlindungan konsumen dan mendukung ketahanan pangan halal nasional.
Penulis : Rody Sandra






