Foto: Petugas kepolisian saat di TKP, lingkungan II, Jalan Sumber Jaya Gang Tuntas RT III, Kelurahan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara.
LAMPUNG UTARA, realitapublik.id — Personel Piket Pamapta III bersama Tim Identifikasi Polres Lampung Utara bergerak cepat mendatangi lokasi penemuan jasad seorang pria di dalam rumahnya, Kamis (14/5/2026) malam. Korban ditemukan tidak bernyawa di Lingkungan II, Jalan Sumber Jaya Gang Tuntas RT III, Kelurahan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Korban diidentifikasi bernama Agus Supriyanto (24), seorang warga setempat.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, melalui Kasi Humas IPTU Herawati, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Widia Ningsih, sekitar pukul 17.30 WIB.
“Saat saksi pulang, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Korban juga tidak merespons saat dipanggil berulang kali,” kata IPTU Herawati, Jumat (15/5/2026).
Merasa curiga, saksi kembali ke rumah bersama warga setempat sekitar pukul 21.30 WIB untuk membuka paksa pintu utama. Saat memeriksa bagian dalam rumah, mereka menemukan korban sudah terbujur kaku dengan posisi tertelungkup di atas kasur kamarnya.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Identifikasi Polres Lampung Utara langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga melibatkan tim medis dari Puskesmas Bukit Kemuning untuk melakukan visum luar.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” jelas Kasi Humas.
Di sekitar jasad korban, petugas mengamankan sejumlah barang bukti elektronik berupa satu unit ponsel Android, perangkat pengisi daya (charger), serta sebuah headset.
Pihak keluarga korban menolak proses autopsi lebih lanjut. Mereka telah menandatangani surat pernyataan resmi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah keluarga.
Jasad korban kini telah dievakuasi dan dibawa oleh pihak keluarga ke Desa Talang Karet, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara untuk proses pemakaman. Seluruh proses penanganan di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif. (*)
Penulis : Rodi Sandra
Editor : Redaksi






