Akui Bunuh Istri di Jalan Pantura, Suami Bidan di Situbondo Ditetapkan sebagai Tersangka

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat proses evakuasi jasad korban oleh petugas. 

 

SITUBONDO, realitapublik.id – Misteri penemuan jasad wanita di saluran drainase Jalan Raya Pantura, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, akhirnya terungkap. Korban teridentifikasi sebagai Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi di RSUD Besuki.

 

Berdasarkan hasil pengembangan Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, korban ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri, Ahmad Rizky Hidayaturrahman (32). Kini, Polres Situbondo telah resmi menetapkan sang suami sebagai tersangka utama.

 

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat, membenarkan penahanan tersangka. Ahmad Rizky diamankan setelah sebelumnya menyerahkan diri ke Mapolda Jawa Timur.

 

“Pelaku menyerahkan diri ke Polda Jatim, lalu dilimpahkan ke Polres Situbondo dan tiba pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ini, yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif,” ujar AKP Selimat saat dikonfirmasi awak media di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga :  Pucuk Pimpinan Bergeser, Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU hingga Kapolsek

 

Menurut hasil pemeriksaan awal, Ahmad Rizky mengaku menghabisi nyawa istrinya seorang diri. Pria berusia 32 tahun itu berdalih aksi nekatnya dipicu oleh rasa cemburu dan sakit hati yang mendalam.

 

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa motif tersebut masih bersifat sementara. Penyidik akan terus mendalami kepastian motif dengan memeriksa pihak keluarga, kerabat, hingga rekan kerja korban demi mengetahui dinamika rumah tangga pasutri tersebut.

Baca Juga :  Patroli On Call Regu IV Polres Lampung Utara Amankan Tiga Pemuda Diduga Gunakan Narkotika Jenis Sinte

 

“Sesuai keterangan sementara, motifnya adalah cemburu yang disampaikan langsung oleh pelaku,” tegas AKP Selimat.

 

Diberitakan sebelumnya, jasad Bidan Fia ditemukan secara tragis di dalam saluran air pinggir Jalan Raya Pantura Kalianget–Tampora pada Sabtu malam (6/6/2026). Penemuan ini seketika menggemparkan warga sekitar.

 

Tim gabungan Satreskrim Polres Situbondo bersama Tim Inafis segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyeluruh dan mengamankan sejumlah barang bukti. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk menjalani autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian serta menentukan pasal pidana yang akan dijeratkan.

 

Baca Juga :  Pelatihan Vokasi Gratis Kemnaker Batch 2 Dibuka, Tersedia 24 Kejuruan Siap Kerja

Tragedi memilukan ini menyisakan duka mendalam bagi rekan kerja korban di RSUD Besuki. Mereka tidak menyangka dedikasi hidup Murtafia harus berakhir dengan cara yang begitu tragis.

 

Lebih memilukan lagi, korban meninggalkan dua anak yang masih kecil. Kini, kedua buah hati tersebut harus kehilangan figur ibu sekaligus menghadapi kenyataan pahit bahwa ayah mereka terancam hukuman penjara yang lama.

 

Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dengan memeriksa saksi-saksi tambahan sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan. Polres Situbondo juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan rumor liar di media sosial, dan memercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.(*)

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman Siap Perkuat Perlindungan Lahan Sawah Melalui Perda RTRW
Rumah Warga Banyuputih Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp470 Juta
Poros Tengah Soroti Target Rp20 Miliar Pajak MBLB Pasuruan, Endus Indikasi Kebocoran
DPMD Situbondo Catat 6 Desa Resmi Tak Gelar Pilkades PAW 2026, Salah Satunya Desa Blimbing
RSUD Besuki Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Meninggalnya Bidan Fia
Dihantam Gelombang Pasang dan Angin Kencang, 9 Perahu Nelayan di Jangkar Situbondo Tenggelam
Bidan Asal Bletok Ditemukan Tewas di Saluran Air Jalur Pantura Banyuglugur 
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tubaba Gelar Bakti Kesehatan Serentak 
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:06 WIB

Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman Siap Perkuat Perlindungan Lahan Sawah Melalui Perda RTRW

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:20 WIB

Rumah Warga Banyuputih Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp470 Juta

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

Akui Bunuh Istri di Jalan Pantura, Suami Bidan di Situbondo Ditetapkan sebagai Tersangka

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:19 WIB

Poros Tengah Soroti Target Rp20 Miliar Pajak MBLB Pasuruan, Endus Indikasi Kebocoran

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPMD Situbondo Catat 6 Desa Resmi Tak Gelar Pilkades PAW 2026, Salah Satunya Desa Blimbing

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:54 WIB

Dihantam Gelombang Pasang dan Angin Kencang, 9 Perahu Nelayan di Jangkar Situbondo Tenggelam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:56 WIB

Bidan Asal Bletok Ditemukan Tewas di Saluran Air Jalur Pantura Banyuglugur 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:23 WIB

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tubaba Gelar Bakti Kesehatan Serentak 

Berita Terbaru