Kondisi Terkini Gunung Merapi Sepekan Terakhir: Berstatus Siaga, Lebih dari 100 Kali Guguran Lava Terpantau

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

YOGYAKARTA, realitapublik.id — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil pengamatan periode 18 hingga 24 September 2026, status Gunung Merapi dipertahankan pada Level III (Siaga).

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, menjelaskan bahwa suplai magma di dalam perut gunung masih terus berlangsung. Kondisi ini dapat memicu terjadinya awan panas guguran (APG) di dalam daerah potensi bahaya.

“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” ujar Agus dalam laporan resmi aktivitas mingguan Gunung Merapi, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga :  Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan dan Gratifikasi

Secara visual, cuaca di sekitar area gunung umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan pada siang hingga sore hari tertutup kabut. Dari kawah utama, teramati asap berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, bertekanan lemah, membumbung setinggi 10 hingga 100 meter di atas puncak kawah.

Selain itu, aktivitas erupsi efusif berupa guguran lava terpantau cukup aktif meluncur ke sejumlah sektor hulu sungai di sekitar lereng Gunung Merapi. Dalam sepekan, terekam lebih dari 100 kali guguran lava dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga :  Puluhan Ribu Kades AMJ Temui Dasco, Minta Tambah Masa Jabatan dan Penghapusan Pilkades

Hulu Kali Sat/Putih: Terekam 53 kali guguran lava (jarak luncur maksimum 2.000 meter).

Hulu Kali Krasak: Terekam 41 kali guguran lava (jarak luncur maksimum 1.900 meter).

Hulu Kali Bebeng: Terekam 9 kali guguran lava (jarak luncur maksimum 1.800 meter).

Hulu Kali Boyong: Terekam 8 kali guguran lava (jarak luncur maksimum 2.500 meter).

Sementara dari pemantauan instrumental, jaringan seismik BPPTKG merekam aktivitas kegempaan dengan intensitas yang sedikit lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya. Rincian kegempaan meliputi 560 kali gempa Fase Banyak (MP), 512 kali gempa Guguran (RF), 16 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), dan 8 kali gempa Tektonik (TT).

Baca Juga :  Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Alumni HMI Punya Kontribusi Besar bagi Perjalanan Bangsa

Pemerintah setempat bersama instansi terkait mengimbau warga masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di radius kawasan rawan bencana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Bagi warga yang berada di area potensi bahaya, diharapkan bersiap mengungsi ke lokasi perlindungan aman yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. Masyarakat juga diimbau terus memantau pembaruan informasi resmi terkait aktivitas vulkanik Gunung Merapi. (Fery Eka spt)

Berita Terkait

Kritisi Sidak Lapas Cibinong, Formapera Tantang Ombudsman Bongkar Oknum DPR yang “Bermain Proyek”
Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan dan Gratifikasi
Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi
Puluhan Ribu Kades AMJ Temui Dasco, Minta Tambah Masa Jabatan dan Penghapusan Pilkades
Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Alumni HMI Punya Kontribusi Besar bagi Perjalanan Bangsa
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit
Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam’iyyah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:14 WIB

Kritisi Sidak Lapas Cibinong, Formapera Tantang Ombudsman Bongkar Oknum DPR yang “Bermain Proyek”

Sabtu, 26 September 2026 - 15:13 WIB

Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan dan Gratifikasi

Kamis, 17 September 2026 - 08:44 WIB

Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi

Kamis, 10 September 2026 - 06:35 WIB

Puluhan Ribu Kades AMJ Temui Dasco, Minta Tambah Masa Jabatan dan Penghapusan Pilkades

Rabu, 9 September 2026 - 16:44 WIB

Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Alumni HMI Punya Kontribusi Besar bagi Perjalanan Bangsa

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Rabu, 2 September 2026 - 07:09 WIB

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

Selasa, 1 September 2026 - 08:10 WIB

Usai Ditetapkan Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam’iyyah

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Organisasi

Senin, 28 Sep 2026 - 07:02 WIB