Kades Semare Berulah, Kabur Saat Diminta Ukur Tanah yang Jadi Akses Jalan ke Perusahaan HCML 

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Guna mengetahui batasan tanah milik H. Sodik yang sebagian tanah termakan menjadi akses jalan menuju perusahaan HCML di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, kembali memanas.

 

H. Sodik bersama beberapa keluarga selaku ahli waris mendatangkan Kepala Desa (Kades) Semare Mustakim dan pihak BPN Pasuruan untuk melakukan pengukuran tanah seluas 2,5 hektar lebih yang beberapa meter telah menjadi akses jalan ke Perusahaan HCML (Husky Cnooc Madura Limited)

 

Polemik tanah ini sudah berlangsung selama 15 tahun dan telah dilakukan 4 kali mediasi tanpa solusi. “Perkara tanah ini sudah 15 tahun lamanya dan sudah 4 kali dilakukan mediasi tak ada solusinya agar masalah ini tidak terselesaikan, kita hanya meminta hak kami,” Lantangnya. Rabu (18/6/25) Siang.

Baca Juga :  Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Penganiayaan Kepala Desa Pakel

 

Sempat terjadi ketegangan dilokasi, saat Kades dan keluarga ahli waris membahas batasan tanah. Kades diminta untuk menyaksikan pengukuran, namun prosesnya menjadi berbelit-belit dengan berbagai alasan yang dikemukakan oleh Kades.

 

Setelah bersepakat untuk melakukan pengukuran dan pemasangan titik tanda batas tanah, Kades Mustakim justru berulah dengan kabur secara tiba-tiba saat pihak ahli waris mengajaknya untuk melakukan pengukuran dan memasang patok batas tanah. Kades Mustakim langsung tancap gas mengendarai motornya tanpa menanggapi teriakan keluarga ahli waris yang memanggilnya.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta

 

Perilaku Kades Mustakim ini menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan pihak keluarga ahli waris. Manab, salah satu ahli waris, sangat menyayangkan perilaku Kades Mustakim dan berharap agar Kades memberikan solusi terbaik untuk menyelesaikan sengketa tanah ini.

Baca Juga :  Aksi Pencurian Sawit di Kebun Perusahaan Digagalkan, Polisi Amankan Barang Bukti

 

“Bagaimana ini, Kades kok mandul. Harusnya ia tegas memberikan solusi dan mengayomi warganya. Kalau tidak mampu mengemban tugas lebih baik berhenti saja jadi Kades biar digantikan anak saya yang paling kecil,” geramnya.

 

Akibatnya, pengukuran batas tanah milik H. Sodik terhambat akibat tindakan Kades Mustakim yang kabur saat akan melakukan pengukuran. Hal ini membuat proses pengukuran tidak dapat dilanjutkan sebagaimana rencana yang telah disepakati dan ditandatangani bersama oleh pihak ahli waris, Kades, dan BPN Pasuruan.

Penulis : Chu

Editor : Saichu

Berita Terkait

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026
Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan
Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi
Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai
Aksi Pencurian Sawit di Kebun Perusahaan Digagalkan, Polisi Amankan Barang Bukti
Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 
Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta
Belum Merata, Program Makan Bergizi Gratis di Jatibanteng Baru Jangkau ± 60 Persen Siswa
Berita ini 5,320 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:11 WIB

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:42 WIB

Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:35 WIB

Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi

Sabtu, 25 April 2026 - 10:29 WIB

Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai

Jumat, 24 April 2026 - 21:57 WIB

Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 

Jumat, 24 April 2026 - 17:48 WIB

Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 12:32 WIB

Belum Merata, Program Makan Bergizi Gratis di Jatibanteng Baru Jangkau ± 60 Persen Siswa

Jumat, 24 April 2026 - 09:55 WIB

Puncak HUT ke-479 Kota Semarang: Semarang Night Carnival 2026 Hadirkan Delegasi 15 Negara

Berita Terbaru