Banyuwangi. RealitaPublik – Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur menggelar Coffee Morning di Three B Hotel Villa dan Resto Situbondo Banyuwangi (24/01). Giat ini untuk meningkatkan sinergisitas dan dukungan dalam pelaksanaan pelayanan karantina, dengan dukungan stakeholder di wilayah Ketapang-Banyuwangi.
Coffee Morning ini mengajak stakeholder di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan luar kota Banyuwangi, melaksanakan koordinasi lintas sectoral, dengan mengambil tema “Bersinergi Membangun Pondasi Karantina KUAT (Kompeten, Unggul, Amanah, Tangguh)”.
Dihadiri langsung oleh Muhlis Natsir, Kepala BKHIT Jawa Timur dan segenap stakeholder dari Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, KSOP Banyuwangi, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Dinas Perhubungan Banyuwangi, Kejaksaan Negeri Banyuwangi, perwakilan ASDP Ketapang, Pelindo Tanjungwangi, Bea Cukai Banyuwangi, Imigrasi Banyuwangi, Kantor Kesehatan Pelabuhan Banyuwangi, Angkasa Pura Bandara Banyuwangi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi,kasat polairud Banyuwangi, Kapolsek Kalipuro, BKSDA Wilayah IV Banyuwangi, Karantina Ikan Banyuwangi, BPBD Banyuwangi dan dari Akademisi (Universitas Airlangga & Universitas 17 Agustus).
Muhlis menjelaskan bahwa, sinergisitas dalam coffee morning ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan karantina yang cepat, efektif dan efisien, memperkecil risiko dalam pelaksanaan tindakan perkarantinaan serta meningkatkan koordinasi eksternal dengan media massa.
“Melalui coffee morning ini diharapkan dapat terus meningkatkan sinergisitas dan kolaborasi antar instansi yang sudah terjalin selama, ini serta menjadi wadah komunikasi antar instansi, guna kelancaran kegiatan dari masing-masing instansi sesuai tugas pokok dan fungsi,” ungkap Muhlis.
Beberapa dialog dalam coffee morning, tentang pembahasan dan pencerahan bagi seluruh stakeholder guna menjalin komunikasi, baik berupa aturan, sosialisasi pelayanan, dan penerapan Undang-undang Karantina No. 21 Tahun 2019.
Beberapa penjelasan dalam pelayanan, penerapan Undang-Undang Karantina No.21 Tahun 2019, diurai dalam coffee morning agar terjalin komunikasi dengan segenap _stakeholder_.
Menutup dialog dalam coffee morning, Muhlis Natsir menambahkan kepada segenap peserta yang hadir, khususnya jajaran di lingkup BKHIT Jawa Timur, agar bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing masing.
“Kunci membangun karantina yang KUAT ada 2 unsur, yaitu komitmen dan konsisten, semoga coffee morning hari ini bisa hasilkan sinegritas membangun karantina yang KUAT dan semangat dalam menjalankan tugas.”pungkasnya. (*/emn)







