Hadiri Rakor Intensifikasi ZIS, Bupati Berikan Bantuan Stunting dan ODF

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo|RealitaPublik – Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH menghadiri Rapat Koordinasi Intensifikasi Penerimaan Zakat Infak Sedekah (ZIS) serta memberikan bantuan pencegahan stunting dan ODF untuk 5 Kecamatan, Kamis (25/01/2024) di Ganeca Convention Hall. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Drs Said Romadhon, Asisten Pemerintah dan Kesra Drs Bambang Susilo, Kabag Kesra Andang Nugerahatara Sutrisno SSTP MSi, Kepala Kemenag Purworejo, Pengurus Baznas Purworejo, pimpinan Perangkat Daerah, para Kepala SMP dan Kepala Puskesmas, serta Korwilcambidik se-Kabupaten Purworejo.

Bantuan berupa uang tunai untuk pencegahan stunting dan ODF kepada 4 Kecamatan dan 2 Kelurahan diterima langsung oleh Camat. Untuk Kecamatan Kemiri sejumlah Rp.40.500.0000, Kecamatan Bener Rp. 40.500.000, Kecamatan Banyuurip Rp. 33.750.000, Kecamatan Bayan Rp. 44.500.000, Kelurahan Pangenrejo Rp. 29.700.000, serta Kelurahan Keseneng Rp. 25.000.000

Baca Juga :  Polisi Lakukan Evakuasi dan Olah TKP Kecelakaan di Jalinsum Lampung Utara

Dalam sambutannya Bupati menyoroti ZIS yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan jumlah ASN di Kabupaten Purworejo yang mencapai lebih dari 8000 orang, potensi ZIS nya mencapai Rp 14,2 milyar pertahun.

“Namun saat ini realisasi pengumpulan ZIS masih belum maksimal. Dari jumlah potensi tersebut, pada tahun 2023 ternyata secara keseluruhan baru Rp 6,8 milyar yang berhasil dihimpun melalui BAZNAS. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan pengelola zakat sekaligus sosialisasi secara terus menerus, agar termotivasi untuk menunaikan kewajiban berzakat,” katanya.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, SDN Pasireurih 04 Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran

Dikatakan, ZIS merupakan salah satu ajaran Islam yang memiliki peran besar dalam menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Intensifikasi ZIS menjadi suatu keharusan dalam konteks memaksimalkan manfaatnya untuk kepentingan bersama.

“ Sebagai daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam, sesungguhnya potensi ZIS sangatlah besar. Oleh karena itu, dalam intensifikasi zakat perlu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang urgensi dan manfaat zakat,” tandasnya

Bupati menyebut, zakat bukan hanya sekadar kewajiban ritual, melainkan juga instrumen pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam intensifikasi zakat perlu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang urgensi dan manfaat zakat.

” Sosialisasi secara menyeluruh mengenai hukum, jenis-jenis, dan cara perhitungan zakat harus terus diupayakan. Keterlibatan tokoh agama, komunitas, dan media massa dapat menjadi kekuatan untuk menyampaikan pesan ini secara lebih luas. Transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi harus menjadi pijakan utama dalam pengelolaan dana zakat.” pesannya.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara Laksanakan Rikmin Awal Pabanrim, Junjung Transparansi Seleksi Anggota Polri

Sementara Kabag Kesra menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kesejahteraan umat serta sebagai langkah evaluasi dalam pengumpulan zakat pada tahun 2023, sehingga di tahun 2024 pengumpulan zakat bisa lebih optimal lagi.

“ Seperti yang sudah terlaksana di tahun 2023 adalah hal yang perlu menjadi diskusi kita bersama terkait dengan kepatuhan pada regulasi, kemudian ketentuan yang lain,” jelasnya.

Penulis : Fauzi

Berita Terkait

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini
Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor
Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan
Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh
Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor
Keberadaan Suwardi Masih Misteri, Tim SAR Hentikan Pencarian di Hutan Baluran Setelah Seminggu
Warga Masangan Bongkar Dugaan “Gudang” Oplosan LPG Subsidi: Mobil Kabur Saat Dicegat, Polisi Diminta Segera Gerebek!
Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 08:34 WIB

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini

Selasa, 14 April 2026 - 07:10 WIB

Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor

Selasa, 14 April 2026 - 00:43 WIB

Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan

Selasa, 14 April 2026 - 00:31 WIB

Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh

Senin, 13 April 2026 - 23:09 WIB

Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor

Senin, 13 April 2026 - 08:37 WIB

Warga Masangan Bongkar Dugaan “Gudang” Oplosan LPG Subsidi: Mobil Kabur Saat Dicegat, Polisi Diminta Segera Gerebek!

Minggu, 12 April 2026 - 11:48 WIB

Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!

Minggu, 12 April 2026 - 11:37 WIB

Wali Kota Adi Wibowo Hadiri Silaturahmi KAHMI-FORHATI: Tekankan Peran Strategis Kader HMI bagi Pasuruan

Berita Terbaru