Inisiatif dan Stimulus Pangdam Kasuari Hadirkan Pipanisasi bagi Masyarakat Wujudkan Hanpangan

- Jurnalis

Sabtu, 20 April 2024 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI – Diharapkan dengan adanya pipanisasi ini dapat membantu masyarakat menjadi lebih maksimal lagi dalam mengolah pertanian yang ada serta dapat mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Papua Barat.

Hal ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., dalam sambutannya saat menghadiri acara peresmian program pipanisasi Kodam XVIII/Kasuari, di Kampung Desay, SP2, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (16/04/2024).

Dalam kesempatan ini kepada para Kelompok Tani dalam pelaksanaannya saat mengolah pertanian ini diharapkan tidak dengan sendiri namun dengan sistem gotong royong yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita sejak dulu sehingga maksimal nantinya.

“Kegiatan ini diprakarsai atas perjanjian kerjasama antara TNI AD dengan Menteri Pertanian sebelumnya, kemudian kegiatan ini dalam rangka menghadapi kondisi pangan yang mulai menurun dan memerlukan perhatian yang cukup oleh semua dan kegiatan seperti ini sudah pernah kita laksanakan pada tahun 2014 yang tentunya membuahkan hasil yang cukup memuaskan”.

Baca Juga :  Sembilan Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU Resmi Ditetapkan di Tambakberas

“Diharapkan dengan adanya pipanisasi ini dapat membantu masyarakat menjadi lebih maksimal lagi dalam mengolah pertanian yang ada. Jangan malu dikatakan petani, karena tanpa petani kita semua tidak bisa makan karena sejatinya profesi petani ini juga sebagai pahlawan dan saya juga minta pertahankan lahan pertanian ini,” ucapnya.

Disamping itu, ia juga berterima kasih kepada Dandim, Danramil serta kelompok tani yang sudah dibentuk atas suksesnya pipanisasi ini.

“Jangan sampai kegiatan ini menjadi kegiatan seremonial belaka dan saya berharap pipanisasi ini dapat berkembang dengan baik serta hasilnya dapat di nikmati oleh seluruh masyarakat, kepada pihak Kepolisian saya juga berharap untuk mengawasi pergerakan pendistribusian pupuk. Jangan ada yang bermain-main dengan pupuk subsidi yang sudah terprogram,” kata Pangdam.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Kebun 4 Kotabumi

Sementara itu, dikatakan Sekda Provinsi Papua Barat, bahwa sekarang ini Indonesia akan menghadapi yang namanya darurat pangan, sehingga Presiden lewat Menteri Pertanian dengan melibatkan TNI-Polri untuk segera melaksanakan optimalisasi lahan atau luas tambah tanam.

“Jadi hari ini kegiatan ini merupakan salah satu contoh yang perlu dilakukan juga oleh daerah-daerah lainnya yang ada di Papua Barat. Ini luar biasa TNI sudah membantu kita semua khususnya para petani dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat. Jadi untuk itu saya ucapakan terima kasih, saya juga berharap pipanisasi ini diharapkan akan meningkatkan luas tanam yang ada di wilayah ini.

Baca Juga :  Polsek Lambu Kibang Terima Penyerahan Satu Senpi Ilegal dari Masyarakat

Sementara itu, Kepala Desa Desay menyampaikan bahwa warganya sangat berterima kasih dengan adanya program ini semoga dapat bermanfaat dan perekonomian warga SP2 kedepannya semakin lebih baik.

“Kami sebagai warga SP2 kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pangdam dan Dinas terkait yang ikut dalam kegiatan ini, tentunya hal ini sangat di harapkan sudah lama oleh masyarakat. Kami juga berharap program ini menjadi berkelanjutan kedepannya karena ini semua ada hubungannya dengan ketahanan pangan dan ini sangat luar biasa bagi kami masyarakat,” harapnya.(*)

Berita Terkait

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Berita Terbaru