Karyawan Tambak Tewas Ditusuk Rekan Kerjanya di Situbondo

- Jurnalis

Minggu, 2 Juni 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku pembunuhan, saat diamankan ke Mapolres Situbondo.(Foto. Ist)

i

Terduga pelaku pembunuhan, saat diamankan ke Mapolres Situbondo.(Foto. Ist)

SITUBONDO, realitapublik.id – Karyawan salah satu tambak di Situbondo, Masyir Sudarmawan (36), asal Kabupaten Tanggerang Selatan (Tangsel), Banten, menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa kali ditusuk menggunakan sebilah pisau oleh rekan kerjanya.

Peristiwa tersebut terjadi di depan warung bakso di sekitar Perumahan Paowan Indah, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, pada Sabtu (01/06/2024).

Belakangan diketahui bahwa terduga pelaku pembunuhan berinisial RMD (29), asal Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel). Pelaku nekat melakukan perbuatan keji tersebut dipicu rasa sakit hati, karena sering diolok-olok oleh korban.

Baca Juga :  Cegah Kepunahan Sejarah, LSPB Dorong Dokumentasi Tradisi Lisan Curahsuri

Korban menghembuskan nafas terakhirnya dengan kondisi berlumur darah dan mengalami tujuh luka tusuk, yakni di bagian dada, perut, paha dan lengan kanan.

Berdasarkan informasi, sebelum insiden pembunuhan, korban bersama pelaku berangkat mengendarai mobil untuk membeli peralatan tambak. Mereka berangkat dari tempat kerjanya di tambak Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.

Setelah membeli peralatan tambak, korban bersama pelaku mencuci mobil yang dikendarainya di Dusun Ardiwilis, Desa Paowan

Baca Juga :  Penuh Kehangatan, Kecamatan Jatibanteng Gelar Lepas Sambut Plt. Camat

Ketika mencuci mobil, pelaku dan korban sempat cekcok.

Disulut emosi dan telah memiliki rasa dendam, pelaku langsung menusuk korban menggunakan sebilah pisau.

“Begitu korban mengajak saya membeli peralatan tambak, saya sengaja membawa pisau. Dan saat mencuci mobil, korban langsung saya tusuk dengan pisau,” kata pelaku di hadapan petugas.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Momon Suwito Pratomo membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. Begitu dapat laporan adanya pembunuhan tersebut, pihaknya langsung menurunkan anggota dan menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap korban Masyir Sudarmawan.

Baca Juga :  Diwarnai Drama Pengejaran, Aksi Pencurian Minyak Mentah Pertamina di PALI Berhasil Digagalkan

“Saat ini, pelaku masih diminta keterangannya oleh penyidik. Selain mengamankan pelaku Rahmadani, kami juga mengamankan barang bukti sajam sebilah pisau,” jelas AKP Momon.

Lanjutnya, berdasarkan pengakuan atau keterangan yang disampaikan terduga, motif penusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku mengaku dendam kepada korban.

“Motif penusukan tersebut, karena pelaku dendam kepada korban. Pelaku mengaku sering diolok-olok oleh korban di tempat kerjanya,” pungkas AKP Momon. (*)

Penulis : Arief Yuda Pranata

Berita Terkait

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Berita Terbaru