REALITAPUBLIK.ID – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) memiliki peran strategis dalam pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga kemasyarakatan. Begitu pun dengan keberadaan Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu di Kabupaten Kebumen.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Kebumen, Wahyudin , ST., setelah melaporkan keberadaan ormas yang dipimpinnya ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kebumen di Jalan Arumbinang No.15 Kebumen, Senin 21 Oktober 2024.
Ketua DPC Ormas yang akrab dengan panggilan Wahyu Jhon ini menegaskan, bahwa Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu juga memiliki peran untuk turut mengawal setiap kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah khususnya di Kabupaten Kebumen ini.
“Keberadaan Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu di kabupaten ini sebagai mitra pemerintah,” ujarnya.
Sebab menurutnya, organisasi masyarakat itu selain menjadi penghubung pemerintah dan masyarakat, tapi juga menjadi agen perubahan yang aktif di lapangan.
“Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu sebagai organisasi yang didasari rasa keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan juga sebagai organisasi terbuka merdeka dan demokratis, ikut membangun dan membenahi berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 demi terwujudnya masyarakat bangsa yang berbudi luhur dan berakhlak mulia bermartabat memiliki moral yang tinggi,” jelasnya.
Wahyu menegaskan bahwa Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu mendukung semua elemen masyarakat yang lebih memprioritaskan pembangunan pendidikan akhlak secara nasional di samping pendidikan umum secara nasional meningkatkan pembinaan imtaq.
“Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu berjuang dan berupaya untuk lebih meningkatkan program pendidikan dan pembinaan kader bangsa sehingga mendapat perhatian utama, karena betapa pentingnya peran kader bangsa dalam menggerakkan membentengi organisasi menjelang proses alih generasi kepada generasi baru, re generasi sebagai penerus pejuang bangsa,” paparnya.
Tidak hanya itu yang disampaikan Wahyu. Namun ia juga mengatakan bahwa Pejuang Siliwangi Indonesia adalah sebagai organisasi kejuangan, independen bersifat terbuka, tidak mengenal latar belakang agama, budaya, suku, dan keturunan.
“Pejuang Siliwangi Indonesia selalu menganut moto ‘Silih Asih Silih Asah Silih Asuh Siliwangi’ demi kejayaan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam terciptanya Indonesia Raya,” imbuhnya.
Disinggung kedatangannya ke Kantor Bakesbangpol Kabupaten Kebumen, Wahyu mengatakan bahwa tujuannya untuk melaporkan keberadaan Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu di Kabupaten Kebumen sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendagri no 7 Tahun 2017 terkait pelaporan Ormas.
“Laporan keberadaan Ormas kepada Bupati melalui Bakesbangpol dan pelaporan setiap 6 bulan sekali adalah kewajiban. Jadi dalam pelaporan ini kami menyertakan berkas yang berisi sejumlah persaratan untuk kelengkapan laporan sesuai ketentuan dari Bakesbangpol,” pungkasnya.(*)
Penulis : Redaksi






