TPT Longsor di Sumbermalang Situbondo, Satu Orang Meninggal 

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembok penahan tanah yang longsor/ambruk di Dusun Baderan Barat RT 02 RW 01, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (22/11/2025) pagi. 

i

Tembok penahan tanah yang longsor/ambruk di Dusun Baderan Barat RT 02 RW 01, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (22/11/2025) pagi. 

REALITAPUBLIK.ID — Peristiwa duka terjadi di Dusun Baderan Barat RT 02 RW 01, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Seorang warga yang sedang kerja bakti, tertimpa tembok penahan tanah (TPT) yang longsor/ambruk.

 

 

Naas, warga Baderan tersebut meninggal saat dilarikan ke puskesmas setempat. Korban meninggal diketahui bernama Samsul (54).

 

 

Menurut keterangan Kepala Desa Baderan, Ruslan Joni, peristiwa duka itu terjadi pagi tadi saat kondisi cuaca cerah berawan.

 

 

“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB,” ungkap Ruslan Joni kepada ketik.co.id, Jumat, 22 November 2024.

 

 

Ruslan Joni menceritakan peristiwa itu terjadi saat warga sedang kerja bakti di jalan raya samping kantor desa untuk persiapan menyambut pesta demokrasi rakyat (Pilkada) serentak 2024 sekaligus persiapan pembangunan plengsengan kantor desa setempat.

Baca Juga :  Kota Pasuruan Diserbu Ratusan Ribu Jamaah, Menjelang Puncak Haul Ke-45 KH. Abdul Hamid

 

 

“Kerja baktinya dimulai pukul 06.00 WIB. Ketika sedang kerja bakti, tiba-tiba TPT di sebelah Timur toilet kantor desa yang berdekatan dengan tiang listrik PLN mengalami longsor dan langsung menimpa korban yang saat itu sedang membersikan galian tanah,” tutur Pak Tinggi Joni (panggilan akrab Kepala Desa Baderan, Ruslan Joni).

 

 

Setelah itu, pihaknya langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pemerintah terkait.

 

 

“Saat itu juga kami langsung melaporkan kejadian longsor ke Muspika Sumbermalang dan instansi terkait,” ujarnya.

 

 

Tidak lama kemudian, pihak jajaran Muspika Sumbermalang, BPBD, Tagana Dinas Sosial, datang lokasi TPT yang longsor.

 

 

Sesaat setelah itu, jenazah korban yang berada di Puskesmas Sumbermalang dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulan untuk kemudian kebumikan.

Baca Juga :  Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja

 

 

“Jenazah korban sudah dimakamkan di TPU dekat sini tadi siang sekira pukul 12.30 WIB, semoga Allah mengampuni segala dosa almarhum dan menerima amal ibadahnya, aamiin,” ucap Joni.

 

 

Disinggung usia TPT yang longsor, Joni mengungkapkan bahwa TPT di samping kantor Desa Baderan dibangun pada tahun 2003. “Jadi usianya TPT itu 21 tahun mas,” ujarnya.

 

 

Lebih lanjut, Joni mengatakan Desa Baderan terletak pada ketinggian sekitar 753 meter di atas permukaan air laut (MDPL). Sedangkan jumlah penduduk Desa Baderan sebanyak 2188 jiwa, 776 KK.

 

 

“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Baderan dalam menghadapi musim penghujan ini agar meningkatkan kesiapsiagaan terutama dengan potensi bencana alam khususnya longsor dan angin kencang,” ujarnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Kebun 4 Kotabumi

 

 

Kepala Desa Baderan berharap kepada pemerintah kabupaten Situbondo dapat segera membantu untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan.

 

 

“Terus terang kami sangat khawatir dengan kondisi saat ini di lokasi kejadian, jarak antara TPT yang longsor dengan tiang listrik PLN, bangunan ruang BPD dan toilet kantor desa sangat dekat sekali,” pungkasnya.

 

 

Sementara itu, menurut keterangan dari BPBD Kabupaten Situbondo, bahwa ukuran TPT yang longsor, tinggi 5 meter, panjang 4 meter dan tebal 30 cm. “Jumlah kerugian ditafsir kurang lebih mencapai Rp 20 juta,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono. (Kim/Kim)

Berita Terkait

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya
FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:35 WIB

Jaga Mutu Pembangunan, Pemkab Batang Aktifkan Kembali Program UHC pada Akhir 2026

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Konflik Agraria di Desa Sukajaya

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Berita Terbaru