Buka Lomba Ton Tangkas Kodam, Pangdam Kasuari Sampaikan Prajurit tidak Didesain untuk Duduk Nyaman, namun menjaga Kedaulatan Tanah Air

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., saat membuka secara langsung upacara perlombaan Peleton (Ton) Tangkas Kodam XVIII/Kasuari, dilapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (3/12/2024). 

i

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., saat membuka secara langsung upacara perlombaan Peleton (Ton) Tangkas Kodam XVIII/Kasuari, dilapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (3/12/2024). 

Manokwari. realitapublik.id- Siapkan selalu setiap saat fisik dan mental kita sebagai prajurit, kita sebagai prajurit tidak didesain untuk duduk nyaman di belakang meja yang ber-AC, tempat sejuk dan nyaman tetapi yakinlah baju loreng yang kita gunakan ini, harus kita pertahankan, banggakan sampai dengan titik darah penghabisan karena pakaian kita ini didesain untuk menjaga kedaulatan Tanah Air dengan taruhan nyawa sekalipun. Untuk itu kita harus persiapkan semuanya meskipun ini Kodam paling muda.

 

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., dalam amanatnya saat membuka secara langsung upacara perlombaan Peleton (Ton) Tangkas Kodam XVIII/Kasuari, dilapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (3/12/2024).

Baca Juga :  Kreator dan Jurnalis Keluhkan Jaringan Internet Hilang Saat Aksi di Depan Gedung DPR RI

 

Dalam perlombaan yang juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Kodam XVIII/Kasuari yang ke-8 tahun, Pangdam menyampaikan lomba ini merupakan tolak ukur bagi satuan-satuan dalam pembinaan kemampuan dasar prajurit, menguji keterampilan dan ketangkasan serta sebagai tradisi korps untuk memupuk jiwa korsa prajurit.

 

“Lomba ini juga menjadi sarana untuk menguji daya tahan fisik dan mental prajurit. kita ingin memastikan bahwa setiap prajurit memiliki ketahanan yang tinggi, baik secara fisik maupun mental, karena inilah yang akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai situasi di medan tugas,” ucapnya.

Baca Juga :  Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

 

Disamping itu, ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak untuk mengeksploitasi ataupun menyiksa anggota namun dalam rangka pembinaan satuan dan menyongsong gelaran perlombaan Ton Tangkas yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2025.

 

“Ada pepatah mengatakan bahwa bentuk kesejahteraan prajurit adalah latihan yang terbaik dan bila kamu tidak lagi tertarik dengan latihan, sebenarnya kamu tidak layak lagi berada dilingkungan angkatan bersenjata”.

 

“Untuk itu mari kita jaga motifasi ini dan kita kerjakan bersama-sama makna baju loreng ini sampai kita dinyatakan purna tugas, serta untuk para Komandan, manfaatkan moment ini sebagai yang terindah dan kesempatan terakhir untuk mempraktekkan best to best leadership jabatan saat ini yang akan menjadi kenangan terindah,” kata Pangdam dalam amanatnya.

Baca Juga :  Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah

 

Perlu diketahui bahwa lomba ini merupakan lomba pertama kalinya dilaksanakan di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari dan jenis perlombaan yang akan dilaksanakan yaitu Lomba Tembak Pistol, Menembak Senapan Match III, Renang Militer 50 Meter dengan menggunakan helm dan senjata, Lari 3.200 Meter, dan Bela Diri Taktis.

 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk 5 satuan dibawah jajaran Kodam diantaranya 1 Peleton Yonif 761/KA, 1 Peleton Yonif 763/SBA, 1 Peleton Yonif 764/IB, 1 Peleton Yonzipur 20/PPA, dan Yon PDR-805/KSW.(*)

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Pendam XVIII/Kasuari

Berita Terkait

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian
Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa
Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:59 WIB

FAJI Probolinggo Sikat Dua Emas di Sungai Brantas, Atlet Muda Bikin Gebrakan di Kejurprov 2026

Minggu, 6 September 2026 - 14:07 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hujan Abu Tipis Jangkau Depok dan Bogor, Mitos Lokal Kembali Menyita Perhatian

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WIB

Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:56 WIB

Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Berita Terbaru