Kemenangan Manis Diperoleh FERADI WPI – Subur Jaya Lawfirm Dalam Perkara Kepailitan

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FERADI WPI - Subur Jaya Lawfirmsebagai Kuasa Termohon Pailit I, II, & III dalam perkara No.47/Pdt.Sus-Pailit/2024/PN.Niaga Jakarta Pusat dalam Perkara KEPAILITAN

i

FERADI WPI - Subur Jaya Lawfirmsebagai Kuasa Termohon Pailit I, II, & III dalam perkara No.47/Pdt.Sus-Pailit/2024/PN.Niaga Jakarta Pusat dalam Perkara KEPAILITAN

Jakarta Pusat, realitapublik.id – Persidangan di Ruang Sidang Oemar Seno Adji 1 di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas 1A Khusus diwarnai dengan tawa Bahagia Kuasa Hukum Termohon Pailit I, II, III yaitu Bapak Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW. karena agenda persidangan yang seharusnya Kesimpulan, pada persidangan tersebut akhirnya Kuasa Hukum Pemohon Pailit mencabut Perkara Permohonan Pailitnya. Kamis (6/3/2025)

“Sebenarnya kami dari Firma Hukum Subur Jaya & Rekan – FERADI WPI, sebagai kuasa hukum termohon pailit I, termohon pailit II, termohon pailit III sangat yakin tentunya dengan Pertolongan Tuhan bahwa apabila diteruskan setelah Kesimpulan maka Minggu depan agenda putusan, kami yakin kami akan menang, alias Permohonan Pailit akan ditolak / tidak dikabulkan, karena berdasarkan UU Kepailitan Pasal 2 ayat 1 berbunyi ”

Baca Juga :  Tiga Dosen Manajemen UPN Veteran Jawa Timur Ikuti Sertifikasi Internasional CHRA

Debitor yang mempunyai dua atau lebih Kreditor dan tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih, dinyatakan pailit dengan putusan Pengadilan, baik atas permohonannya sendiri maupun atas permohonan satu atau lebih kreditornya.

Dari bunyi pasal tersebut di atas, dapat dipahami bahwa setidaknya syarat mutlak kepailitan adalah ‘Ada dua atau lebih kreditur’

“Dimana dalam persidangan kalau anda ikuti dari awal hingga agenda yang harusnya kesimpulan, Pemohon Pailit Hanya 1 (satu) Kreditur saja dan tidak ada Kreditur ke 2 ( dua ). Sehingga kami berkeyakinan dalam kesimpulan kami tuangkan dasar keyakinan kami berdasar UU Kepailitan bahwa Permohonan Pailit Pemohon sudah sepatutnya ditolak karena tidak sesuai syarat Kepailitan dalam UU Kepailitan,” ucapnya.

Baca Juga :  Dini Hari Membara di Desa Olean, Dua Rumah Rusak Total, Kerugian Capai Rp200 Juta

Akan tetapi, memang selama beberapa Minggu terakhir ini terjadi upaya perdamaian yang cukup alot, namun akhirnya dari pihak pemohon memutuskan mencabut Permohonan Pailitnya.

“Bagi kami ini adalah Kemenangan, baik dalam bentuk lawan mencabut ataupun bila diteruskan kami yakin hasilnya juga sama. Bahwa klien kami Tidak Pailit.” Ujar Donny.

Senin nanti agenda Pembacaan penetapan atas pencabutan Perkara oleh Pemohon Pailit.

Baca Juga :  Seolah Kebal Hukum, Lapak Obat Keras Belakang Pasar Laladon Masih Bebas Beroperasi

“Istilah kami Pencabutan di last minutes. Kurang 1 (satu) agenda lagi putusan tapi sudah dicabut perkara nya oleh Pemohon. Bagi kami tak masalah yang penting goal / ending akhirnya sama. Bahwa Klien Kami Sebagai Termohon Pailit I, II, Dan III bisa fokus mengembangkan Perusahaan nya tanpa risau adanya Permohonan Pailit,” ujarnya.

“Saya adalah Kuasa dari PT dan Direktur dan Komisaris yang dimohonkan pailit oleh Pihak Lawan. Tak lupa kemenangan ini karena Pertolongan Tuhan. Dan saya sangat yakin dan percaya bahwa kemenangan itu milik Tuhan, terimakasih rekan rekan media yang telah ikut mengawal perkara ini,” imbuhnya.

Penulis : Tim

Editor : Red

Berita Terkait

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai
Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri
Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang
Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando
H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba
Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik
Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia
Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soal Isu Aliran Dana PJU, Ustadz Hamidi dan Oknum Perangkat Desa Selomukti Akhirnya Berdamai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Kapolres PALI: Semangat Sumpah Pemuda Harus Tercermin dalam Pelayanan Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Dongkrak Target PAD Kabupaten Pasuruan, Aliansi PORTE Mendukung Penuh Upaya BAPENDA Menertibkan Pajak Tambang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Jaga Nama Baik HSB Palembang, Ketum Tegaskan Satu Komando

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

H. Putra Jaya Umar, S.T. Hadiri Syukuran Ulang Tahun Putri Korlip Realitapublik.id Tubaba

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Menghadapi Musim Hujan: Mengelola Trauma Banjir Lewat Kesiapsiagaan Mental dan Fisik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Kodam XVIII/Kasuari Berduka, Prajurit Brigif 26/GP Pratu Andi Syarif Bugis Meninggal Dunia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pungli Berkedok Komite, MTsN Kota Pasuruan Bakal Dilaporkan MASAKO ke Kanwil Kemenag Jatim

Berita Terbaru