JAKARTA, Realitapublik.id — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle pada jajaran Kabinet Merah Putih. Bertempat di Istana Negara, Jakarta, Presiden resmi melantik enam pejabat baru yang mengisi posisi menteri, wakil menteri koordinator, hingga kepala badan dan penasihat khusus, Senin (27/04/2026).
Langkah ini merupakan reshuffle kelima yang dilakukan Presiden Prabowo sejak resmi memimpin pemerintahan pada Oktober 2024 lalu. Perombakan ini dinilai sebagai upaya penguatan kinerja pemerintah dalam menghadapi dinamika nasional yang kian dinamis.
Sejak awal menjabat, Presiden Prabowo tercatat cukup responsif dalam melakukan evaluasi terhadap jajaran pembantunya. Berikut adalah lini masa perombakan Kabinet Merah Putih:
Reshuffle I: 19 Februari 2025.
Reshuffle II: 8 September 2025.
Reshuffle III: 17 September 2025.
Reshuffle IV: 8 Oktober 2025.
Reshuffle V: 27 April 2026 (Terbaru).
Dalam pelantikan terbaru ini, terdapat pergeseran strategis mulai dari sektor lingkungan hidup hingga penguatan komunikasi kepresidenan. Berikut adalah daftar pejabat barunya:
Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Mohammad Jamhur Hidayat.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan: Hanif Faisol Nurofiq.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP): Dudung Abdurachman.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Muhammad Qodari.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi: Hasan Nasbi.
Kepala Badan Karantina Indonesia: Abdul Kadir Karding.
Perombakan ini membawa angin segar sekaligus ekspektasi tinggi dari masyarakat. Para pejabat baru diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh kejujuran, amanah, dan integritas sesuai dengan bidang jabatan masing-masing.
Fokus utama pemerintah dalam reshuffle kali ini tampak pada penguatan ketahanan pangan dan efektivitas komunikasi publik, yang diharapkan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, transparan, dan kompetitif di kancah global. (*)
Penulis : Fery Eka spt







