Resmi Jadi PNS, 297 Aparatur Baru Perkuat Pelayanan Publik Kota Semarang

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Realitapublik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi mendapatkan suntikan energi baru dalam jajaran birokrasinya. Sebanyak 297 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2025 kini telah resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

 

Perubahan status kepegawaian tersebut ditandai dengan prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan sekaligus penyerahan Keputusan (SK) Pengangkatan yang berlangsung di Ruang Lokakrida, Balai Kota Semarang, Selasa (9/6/2026).

 

Pengangkatan ini merupakan buah dari perjuangan para aparatur setelah berhasil melewati masa percobaan selama satu tahun penuh. Dari total 301 CPNS yang mengikuti seluruh rangkaian proses evaluasi, sebanyak 297 orang dinyatakan memenuhi syarat (TMS) kepegawaian.

Baca Juga :  Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

 

Ratusan aparatur baru tersebut dinyatakan berhak diangkat setelah:

Menyelesaikan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dengan baik.

Lolos uji kesehatan tim medis (sehat jasmani dan rohani).

Memenuhi seluruh ketentuan regulasi kepegawaian yang berlaku.

 

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan bahwa kehadiran ratusan PNS baru ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Pemkot Semarang.

 

“Kota Semarang mendapatkan energi baru. Mereka adalah orang-orang terbaik yang lolos dari proses seleksi yang sangat ketat. Saya yakin kehadiran mereka akan menjadi kekuatan baru yang membawa semangat, inovasi, dan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” ujar Agustina.

Baca Juga :  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

 

Berdasarkan data profil kepegawaian yang diterima, komposisi PNS baru ini sangat didominasi oleh kelompok usia muda, dengan rincian:

Generasi Z: 233 orang

Generasi Y (Milenial): 64 orang

Agustina optimis dominasi kelompok muda ini mampu menjadi motor penggerak transformasi dan digitalisasi pelayanan publik di Kota Semarang agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.

 

“Generasi muda memiliki cara pandang yang dekat dengan perkembangan zaman dan teknologi. Kehadiran mereka akan membantu pemerintah memahami kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat, sehingga pelayanan publik semakin relevan dan berkualitas,” imbuhnya.

 

Seiring dengan perubahan status dari CPNS menjadi PNS per Juni 2026, para pegawai baru tersebut kini berhak menerima hak finansial mereka secara penuh, meliputi gaji pokok beserta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 100 persen.

Baca Juga :  Buka FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup, Firdaus Hasbullah Ajak Atlet Muda PALI 'Gas Jadi Bintang'

 

Kendati demikian, Wali Kota menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ini wajib diiringi dengan peningkatan tanggung jawab serta kualitas loyalitas kerja di lapangan.

 

“Ketika hak sudah diterima 100 persen, maka pelayanan kepada masyarakat juga harus hadir 100 persen,” tegas Agustina memungkasi arahannya.

 

Melalui pengangkatan ini, Pemkot Semarang berharap para PNS formasi 2025 dapat menjaga integritas, profesionalitas, serta senantiasa menempatkan kepentingan pelayanan warga di atas kepentingan pribadi.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses
Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS
Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Selundupkan 5 Kg Ganja Lewat Ekspedisi, Petani Asal Pujon Ditangkap Polres Batu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pilkati Serentak Tubaba 2026, Kapolres dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan TPS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Permudah Usulan Bansos, Pemkec Suboh Fasilitasi Layanan Portal Perlinsos di Mojodungkol

Berita Terbaru