Pasuruan, realitapublik.id – Polsek Nguling, yang berada di bawah naungan Polres Pasuruan Kota, bergerak cepat menanggapi kabar yang beredar terkait dugaan adanya praktik perjudian dalam kegiatan lomba tarik tambang di Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kabar tersebut sempat viral di media sosial dan memicu keresahan di kalangan masyarakat, Rabu (4/6/2025).
Menanggapi isu tersebut, Kapolsek Nguling AKP Pujianto, SH. langsung menginstruksikan jajarannya, mulai dari unit Patroli, Reskrim, hingga Intelkam, untuk melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi perlombaan.
“Hasil pemeriksaan di lapangan menyatakan bahwa tidak ditemukan aktivitas perjudian dalam bentuk apapun. Kami pastikan bahwa lomba tarik tambang ini murni sebagai ajang mempererat silaturahmi antarwarga,” tegas AKP Pujianto.
Polsek Nguling juga telah melakukan klarifikasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ketua panitia lomba tarik tambang, Yugo Saktiadarma, dengan tegas membantah adanya unsur perjudian.
“Kami menjalankan kegiatan ini secara terbuka dan sesuai aturan. Tidak ada perjudian sama sekali di lokasi lomba. Ini murni hiburan dan olahraga tradisional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Wotgalih, Rini Kusmiyati, juga menyampaikan keberatannya atas kabar bohong yang mencemarkan nama baik desanya.
“Sejak awal kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Nguling. Seluruh rangkaian acara berada dalam pengawasan pihak kepolisian. Sangat disayangkan jika ada pemberitaan yang tidak sesuai fakta,” tutur Rini.
Lebih lanjut, Kapolsek Nguling menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang berpotensi menarik perhatian publik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Polsek Nguling akan terus hadir di tengah masyarakat. Kami tegaskan, tidak ada perjudian dalam lomba tarik tambang di Desa Wotgalih maupun wilayah Nguling pada umumnya. Jika ditemukan pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak sesuai prosedur,” pungkas AKP Pujianto.
Dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak kepolisian, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar bohong. Kegiatan lomba tarik tambang di Desa Wotgalih kini dapat kembali berjalan dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.(*)
Penulis : Koko
Editor : Abdul Hakim







