Polres Pasuruan Kota Ungkap Pemerkosa dan Pembunuh Wanita di Grati dengan Jeratan 3 Pasal

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id — Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap secara detail kronologi kasus pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan berinisial S (38), yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan membusuk dirumah ZA di Dusun Kambingan Timur, Desa Kambingan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (10/6/2025).

 

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (7/6/2025). Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku utama berinisial ZA (30) nekat membunuh korban setelah memperkosanya saat korban tertidur. Hal itu disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofa, SH., MH.

 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, sekitar pukul 04.00 WIB, tersangka ZA masuk ke kamar tempat korban tidur dan mencoba memperkosanya dengan membuka pakaiannya secara paksa. Saat itu korban terbangun dan berteriak, sehingga membuat tersangka panik. Tersangka kemudian membekap wajah korban dengan bantal dan mencekiknya dengan tangan selama kurang lebih 10 menit hingga korban meninggal dunia,” jelas Iptu Choirul, Selasa (17/6/2025).

Baca Juga :  Tak Berizin dan Ganggu Jalan, Satpol PP Indramayu Bakal Tindak Tegas Videotron PT Netlink World Indonesia

 

Setelah korban dipastikan meninggal dunia, ZA keluar kamar dan tertidur di ruang tamu seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Keesokan paginya, tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik pamannya, bahkan sempat mengambil uang sebesar Rp1 juta dari rumah kakek korban di wilayah Lekok.

 

Pelarian ZA berlangsung selama beberapa hari. Ia berpindah-pindah lokasi mulai dari Probolinggo, Puspo, Kejayan, hingga Lawang, bahkan sempat menukar ponsel korban dengan bensin untuk bertahan hidup. Tersangka akhirnya ditangkap saat bersembunyi di kompleks makam Mbah Paku Jati, Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, pada Jumat (13/6/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  Sarang Obat Keras dan Miras di Terminal Laladon Digerebek Gabungan, Ratusan Barang Bukti Disita

 

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polisi

Sementara itu, tersangka lain berinisial P, yang sempat mengantar korban dan turut serta menyembunyikan barang bukti seperti ponsel dan tas milik korban, diamankan pada Senin (16/6/2025) usai sempat kabur ke Lamongan dan Bali.

 

Autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara Porong menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban, di antaranya kulit yang menghitam, selaput lendir membiru, serta adanya resapan darah di kepala dan telinga. Tim forensik menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat asfiksia atau mati lemas karena dibekap menggunakan bantal dan dicekik.

Baca Juga :  Kaya Sejarah Lisan, Desa Curahsuri Jatibanteng Rawat Kisah Para Tokoh Pembabat Alas

 

Atas perbuatannya, ZA dijerat tiga pasal berat sekaligus, yaitu:

Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan (ancaman 15 tahun penjara), Pasal 354 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian (ancaman 10 tahun), Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan (ancaman 12 tahun).

 

Sedangkan tersangka P dikenai Pasal 221 ayat (1) ke-2e KUHP karena menyembunyikan barang bukti dan menghalangi penyidikan. Meski tidak ditahan karena ancaman hukuman di bawah 1 tahun, P dikenakan wajib lapor dua kali seminggu.

Penulis : Koko

Editor : Saichu

Berita Terkait

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota
Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan
Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk
Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum
Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba
Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa
Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun
Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja
Berita ini 418 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:00 WIB

Bentrokan Pemuda PN dan KS Berakhir Damai di Polres Pasuruan Kota

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Sebulan Kepergian Arwansyah, Keluarga Apresiasi Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah dari Taiwan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Intaian Polisi Berbuah Manis, Polres Tubaba Cegat Innova Bermuatan Ribuan Rokok Ilegal, Pemilik Toko Bangunan Diciduk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Merasa Dirugikan Pemberitaan Sepihak, Pemilik Tambang Sebalong Siapkan Langkah Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Unjuk Rasa di Balai Kota Malang Diwarnai Ancaman Molotov, 12 Orang Ditetapkan Tersangka dan Positif Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Layanan PBG Dinilai Mangkrak, Aliansi Poros Tengah Kota Pasuruan Agendakan Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Bawaslu Situbondo: Pilihan di TPS Cuma Sekian Menit, Tapi Tentukan Nasib Bangsa 5 Tahun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Polres Bogor Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja 16 Tahun di Sukaraja

Berita Terbaru