Pipa Tak Berfungsi Milik Pertamina Semburkan Gas dan Minyak di Muara Sungai Timbulkan Dampak 

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pipa bocor yang menyemburkan gas dan minyak mentah di jalur pipa Raja 77, di Desa Muara Sungai, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel. (Foto: Lidian Heri/realitapublik.id)

Pipa bocor yang menyemburkan gas dan minyak mentah di jalur pipa Raja 77, di Desa Muara Sungai, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel. (Foto: Lidian Heri/realitapublik.id)

PALI Sumsel, realitapublik.id – Kebocoran pipa saluran minyak mentah milik PT Pertamina Adera Field di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, kembali terjadi. Insiden ini terjadi di jalur pipa Raja 77, di wilayah Desa Muara Sungai, Kecamatan Tanah Abang, pada Selasa 1 Juli 2025, sekitar pukul 14.31 WIB.

 

Pantauan realitapublik.id di lokasi, tampak minyak mentah keluar dari pipa yang bocor pada jalur pipa Raja 77 di Desa Muar Sungai, menggenangi bagian badan jalan lintas arah Muara Sungai – Payu Putat.

 

Para pengendara pun harus ekstra hati-hati saat melintas karena tumpahan minyak itu membuat kondisi jalan menjadi licin.

 

Namun, tidak sedikit pengendara motor mengalami kecelakaan akibat kondisi badan jalan yang licin tergenangi minyak. Sedikitnya ada lima pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh di lokasi tersebut.

 

Selain itu, kebun dan halaman rumah milik sejumlah warga di Desa Muara Sungai, ikut terkena dampak dari minyak mentah yang menyembur keluar dari pipa yang bocor.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sekarputih, Tim Intelijen KPK Tipikor Temukan Indikasi Duplikasi Anggaran

 

Dari pantauan realitapublik.id juga terlihat, pihak kepolisian setempat turun ke lokasi pipa saluran yang mengeluarkan gas dan minyak di Desa Muara Sungai.

 

Menurut Makmur salah satu warga sekitar yang berada di lokasi, ia mengaku kaget ketika tiba-tiba terdengar suara ledakan yang datang dari areal pipa.

 

“Kami kaget, mendengar ledakan. Setelah dicek, ternyata minyak sudah menyembur ke jalan dan kebun. Bahkan ada rumah yang terkena, untung tidak ada korban karena tidak ada warga yang melintas saat itu,” jelasnya.

 

Meski pihak pemerintah desa setempat telah mengimbau kepada pihak Pertamina Adera untuk segera melakukan pembersihan, namun pihak Pertamina Adera seakan tidak cepat menanggapi dan menindaklanjuti.

 

Lambannya perusahaan dalam melakukan penanganan kebocoran pipa saluran minyak tersebut semakin dikeluhkan warga setelah mengetahui informasi bahwa pipa saluran yang bocor dan menyembur minyak mentah itu sudah tidak aktif alias tidak berfungsi.

Baca Juga :  Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep "Tubaba Masa Depan"

 

Hal ini, juga menimbulkan pertanyaan warga terkait standar operasional perusahaan dan keamanan instalasi yang masih menyisakan potensi bahaya dari pipa saluran minyak mentah yang tidak aktif tersebut.

 

“Kalau pipa itu sudah tidak aktif, kenapa masih bisa menyemburkan minyak? Ini jadi pertanyaan besar bagi kami,” kata Makmur lagi.

 

Masyarakat meminta PP Migas turun langsung untuk mengecek kelayakan dan keamanan pipa-pipa yang masih terpasang di area operasi. Warga juga meminta agar ada ganti rugi terhadap kebun dan rumah yang terkena dampak semburan minyak dan gas.

 

Tim Pertamina Adera Field melakukan pembersihan minyak yang menyembur keluar dari pipa di Desa Muara Sungai. (Foto: Lidian Heri/realitapublik.id)

 

Terpisah, Kepala Produksi PT Pertamina Adera, Rayon menjelaskan bahwa pipa itu sebenarnya sudah tidak berfungsi.

Baca Juga :  Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila

 

“Sudah kami potong dan ditutup., tapi kemungkinan masih ada sisa minyak dan tekanan gas, ditambah cuaca panas, membuat penutup pipa terbuka akibat tekanan,” ujarnya.

 

Berikut keterangan resmi dari pihak perusahaan Pertamina melalui Humas Field Adera zona 4 terkait kebocoran pipa di Desa Muara Sungai:

 

1. PT Pertamina EP ( PEP) mengonfirmasi terjadi kebocoran pipa di desa Muara sungai kabupaten PALI yang terjadi pada 01 juli 2025

2. Tim PEP Adera Field segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal agar ceceran minyak tidak meluas

3. Demi keselamatan bersama serta perlindungan sekitar,kami menghimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar area Objek Vital Nasional yang juga merupakan Barang milik Negara.

 

Terakhir, segera laporkan jika ada kebocoran aksi pencurian atau tindakan mencurigakan yang terjadi di sekitar area operasi PEP.(*)

Penulis : Lidian Heri

Editor : Abdul Hakim

Sumber Berita : realitapublik.id

Berita Terkait

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026
Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan
Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi
Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai
Aksi Pencurian Sawit di Kebun Perusahaan Digagalkan, Polisi Amankan Barang Bukti
Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 
Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta
Belum Merata, Program Makan Bergizi Gratis di Jatibanteng Baru Jangkau ± 60 Persen Siswa
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:11 WIB

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:42 WIB

Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:35 WIB

Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi

Sabtu, 25 April 2026 - 10:29 WIB

Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai

Jumat, 24 April 2026 - 21:57 WIB

Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 

Jumat, 24 April 2026 - 17:48 WIB

Polres Pasuruan Bongkar Tambang Andesit Ilegal di Purwosari: 5 Tersangka Diamankan, Omzet Tembus Rp 648 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 12:32 WIB

Belum Merata, Program Makan Bergizi Gratis di Jatibanteng Baru Jangkau ± 60 Persen Siswa

Jumat, 24 April 2026 - 09:55 WIB

Puncak HUT ke-479 Kota Semarang: Semarang Night Carnival 2026 Hadirkan Delegasi 15 Negara

Berita Terbaru