Penyampaian KUA-PPAS 2026, Pemkab Pasuruan Fokus Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN realitapublik.id – Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk tahun 2026 telah disampaikan. Penyampaian ini dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Jumat (15/8/25).

 

Acara yang berlangsung di Gedung DPRD ini dipimpin oleh Ketua DPRD, Samsul Hidayat, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, yang menyampaikan nota pengantar.

 

Dalam rapat tersebut, Samsul Hidayat menegaskan komitmen DPRD untuk mengawasi setiap rupiah anggaran agar transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa anggaran harus memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya untuk hajat hidup orang banyak.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba Pekanbaru Dibongkar, Polisi Sita 4 Kg Sabu dan 48 Ribu Butir Ekstasi

 

“Anggaran harus memiliki manfaat langsung, terutama untuk hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

 

Rancangan KUA-PPAS 2026 ini akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi sebelum diputuskan. Tema yang diusung berfokus pada tiga prioritas utama:

 

Wakil Bupati Shobih Asrori, atau akrab disapa Gus Shobih, menjelaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2026 selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) nasional dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur.

 

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori atau Gus Shobih, menjelaskan bahwa rancangan ini disusun dengan prinsip money follow program. Artinya, alokasi anggaran akan diprioritaskan untuk program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Suarakan Transparansi, LSM PEJUANG 24 dan FORLINDO JAYA Gelar Aksi Damai 404 di Kajen

 

“Bukan program mengikuti uang. Hanya program yang jelas manfaatnya yang akan dialokasikan anggaran,” tegas Gus Shobih.

 

Rancangan KUA-PPAS 2026 ini akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi sebelum diputuskan. Tema yang diusung berfokus pada tiga prioritas utama:

– Hilirisasi potensi unggulan daerah

– Penguatan usaha mikro

– Kemandirian pangan dan ekonomi inklusif

Dari sisi keuangan, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 3,499 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,1 triliun dan pendapatan transfer Rp 2,3 triliun.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga Tiyuh Gading Kencana Reses Bosroni SH

 

Belanja daerah sementara dialokasikan sebesar Rp 3,9 triliun, sehingga direncanakan terjadi defisit sekitar Rp 449 miliar.

 

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menjelaskan bahwa rancangan ini akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi sebelum nantinya diputuskan.

 

Gus Shobih berharap seluruh pihak dapat bekerja sama agar pembahasan berjalan tepat waktu dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Saichu

Editor : Red

Berita Terkait

BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung
Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang
Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031
Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari
Aktivitas Logistik Herma Jaya di Permukiman Legokkalong Dikeluhkan Warga, Tata Ruang Dipertanyakan
Memperingati Haul ke-45 KH. Abdul Hamid: Mengenal Sosok Ulama Besar Asal Pasuruan
Penuh Semangat dan Kesederhanaan, Saringat Resmi Daftarkan Diri dalam Pilkati Tiyuh Daya Asri
Asa Baru Ma’adin, Lansia Sebatang Kara Penghuni Gubuk di Gunung Putri Situbondo
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:47 WIB

BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Aktivitas Logistik Herma Jaya di Permukiman Legokkalong Dikeluhkan Warga, Tata Ruang Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Memperingati Haul ke-45 KH. Abdul Hamid: Mengenal Sosok Ulama Besar Asal Pasuruan

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:18 WIB

Penuh Semangat dan Kesederhanaan, Saringat Resmi Daftarkan Diri dalam Pilkati Tiyuh Daya Asri

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Asa Baru Ma’adin, Lansia Sebatang Kara Penghuni Gubuk di Gunung Putri Situbondo

Berita Terbaru