KOTA PASURUAN realitapublik.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan menggelar acara Penguatan Kelembagaan dengan fokus pada Pengolahan Data di Ascent Premier Hotel pada Kamis pagi, 9 Oktober 2025.
Mengusung tema “Penguatan Data Untuk Demokrasi: Rekomendasi Evaluatif Bawaslu Kota Pasuruan,” kegiatan ini menjadi ruang diskusi publik antara Komisi II DPR RI, penyelenggara pemilu (Bawaslu), dan masyarakat terkait evaluasi Pemilu 2024 dan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota Komisi II DPR RI Arif Wibowo, S.H., M.H., Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono, S.H., Ketua Bawaslu Jatim A. Warits, S.Sos., dan Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu, S.Sos., beserta jajaran masing-masing. Unsur perwakilan universitas dan lembaga di Kota Pasuruan juga turut hadir.
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari laporan hasil penelitian analisis pengelolaan data yang menghasilkan putusan.
“Kegiatan ini merupakan masukan evaluasi terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 seperti apa dan bagaimana hasil dari pengolahan data yang menghasilkan rekomendasi yang evaluatif, khususnya untuk penyelenggaraan di masa yang akan datang,” papar Vita.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Pasuruan berupaya memperkuat pengelolaan data demi mewujudkan pengawasan pemilu yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Selain pengelolaan data yang lebih baik, Vita juga berharap hasil pengawasan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. Ia mencontohkan bahwa laporan masyarakat di Pasuruan sering kali tidak dapat diregistrasi.
“Ketika edukasi politik itu meningkat di Bawaslu, pengawasan dari masyarakat akan lebih efektif sehingga laporan dapat diregistrasi dan ditindaklanjuti hingga sampai mendapat rekomendasi dan juga putusan,” pungkasnya, menegaskan pentingnya kolaborasi data dan peran publik demi terciptanya demokrasi yang lebih bermartabat.
Penulis : Saichu
Editor : Red






