Pasuruan Darurat Narkoba, Bakesbangpol Gelar Sosialisasi di SMP Negeri 1 

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pasuruan, realitapublik.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pasuruan menggelar diskusi panel dan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika bertema “Membangun Kreativitas dan Produktivitas Tanpa Narkoba.” Acara ini dilaksanakan di UPT SMP Negeri 1 Kota Pasuruan pada Selasa pagi (21/10/2025).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Pasuruan Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., Kepala Bakesbangpol Imam Subekti, S.Sos., M.M., Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan H. Ahmad Rifai, S.H., M.H., serta perwakilan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pasuruan Muhammad Effendi, S.K.M. Selain itu, Kepala SMPN 1 Agung Budiartati, M.Pd., beserta jajaran guru dan puluhan perwakilan siswa turut hadir.

Baca Juga :  Peringati Anniversary ke-7, Media Lumbung Berita Gelar Santunan dan Pentas Seni

 

Kepala Bakesbangpol, Imam Subekti, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan sangat intensif melakukan kegiatan sosialisasi karena saat ini Kota Pasuruan dikategorikan darurat narkoba.

 

“Mayoritas penghuni Lembaga Pemasyarakatan di Kota Pasuruan adalah pengguna narkoba,” jelas Imam Subekti. Ia menegaskan, aksi pencegahan harus dilakukan secara masif, khususnya kepada para pelajar selaku penerus bangsa.

 

Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, dalam arahannya memotivasi siswa untuk giat berprestasi demi mewujudkan “Indonesia Emas 2045” dengan SDM yang tangguh.

 

Walikota memperingatkan bahwa narkoba adalah tantangan dan alat penjajahan yang merusak generasi muda. Jika pelajar terkena narkoba, Indonesia Emas tidak akan bisa diwujudkan, melainkan “Indonesia Cemas.”

Baca Juga :  PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

“Jelas narkoba itu haram, dilarang agama, dan secara ilmu kedokteran, orang yang mengonsumsi narkoba pasti akan rusak mentalnya,” tegas Walikota.

 

Untuk membentengi pelajar, Pemkot Pasuruan sedang menyiapkan “Program PRIME,” yang bertujuan mencetak siswa cerdas otak dan baik akhlaknya. Walikota berharap siswa SMPN 1 dapat menjadi duta-duta anti-narkoba yang berperan aktif menyosialisasikan bahaya narkoba bagi masa depan bangsa.

 

Senada dengan itu, penyuluh narkoba ahli muda BNNK Pasuruan, Muhammad Effendi, menyampaikan bahwa kondisi darurat narkoba di Indonesia mengindikasikan bahwa setiap warga negara rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Buntut Video Cambuk Viral di KPPG Bogor, Badan Gizi Nasional Copot Jabatan Korwil Purwakarta

 

Ia menjelaskan, dampak narkoba tidak hanya menyerang pecandu, tetapi dapat menghancurkan satu negara. “Contohnya negara Tiongkok atau China pernah habis satu dinasti karena Perang Candu dengan Inggris,” kata Effendi.

 

Oleh sebab itu, narkoba dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) bersanding dengan korupsi dan terorisme. “Dampaknya lebih dahsyat karena tiap hari ada 30-40 orang meninggal sia-sia karena narkoba, dan merusak organ paling penting yakni otak secara permanen,” tambahnya. Ia juga mengenalkan gambar-gambar contoh jenis-jenis narkotika serta organ tubuh dampak dari penyalahgunaan narkoba.

Penulis : Saichu

Editor : Red

Berita Terkait

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa
Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi
Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Diterpa Isu Terima Uang Proyek PJU Desa Selomukti, Ustadz Hamidi Bantah Tegas dan Siap Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Rekapitulasi Pilkati Serentak TUBABA 2026, Berikut Daftar Kepalo Tiyuh Terpilih 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Konflik Anggota DPRD Malang dan Pak Dur Berakhir Damai, Kasus Tetap Lanjut Berproses

Berita Terbaru