TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Respons cepat ditunjukkan oleh personel Pamapta Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama KA SPKT III Polsek Tulang Bawang Tengah saat menerima laporan musibah kebakaran yang menimpa warung sembako milik warga di Kelurahan Panaragan Jaya RK/RT 005/003, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (7/1/2026).
Setelah mendapatkan informasi, personel piket Pamapta yang dipimpin oleh KA SPKT Polres Tubaba, Iptu Suryono, S.E., segera meluncur ke lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi serta memastikan keamanan masyarakat di sekitar area kebakaran.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Saudara Edi Sayuti, insiden terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Api diduga berasal dari percikan akibat korsleting listrik pada mesin Pertamini yang kemudian menyambar jerigen berisi bahan bakar jenis Pertalite.
Api dengan cepat merambat ke seluruh bagian warung. Akibat insiden tersebut, saksi (Sdr. Edi Sayuti) dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan kanan serta kedua kakinya saat berupaya menyelamatkan diri dan barang berharga.
“Kami berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, lalu segera melapor ke pihak kepolisian dan Pemadam Kebakaran,” ungkap Edi Sayuti di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman intensif hingga situasi berhasil dikendalikan. Selama proses pemadaman, personel Polres Tubaba melakukan pengamanan area agar tidak ada warga yang mendekat ke titik bahaya.
Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui KA SPKT Iptu Suryono, S.E., menyampaikan bahwa kesigapan personel dalam merespons keadaan darurat merupakan bentuk pelayanan Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Begitu menerima laporan, personel langsung meluncur ke TKP untuk melakukan penanganan awal dan memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi,” tegas Iptu Suryono.
Pihak Kepolisian mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat agar selalu waspada terhadap instalasi listrik dan penggunaan mesin pemompa bahan bakar guna mencegah kejadian serupa. Warga juga diingatkan untuk segera menghubungi Call Center 110 Polri jika melihat peristiwa darurat atau gangguan Kamtibmas di wilayahnya.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan, dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Suryono. (*)
Penulis : Rody Sandra







