KOTA PEKALONGAN realitapublik.id — Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan secara konsisten melakukan pengawasan ketat terhadap keamanan air konsumsi. Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan capaian positif pada tingkat penyelenggara air (PDAM dan PAMSIMAS), namun kualitas air di tingkat rumah tangga masih memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.
Sanitarian Muda Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Maysaroh, menjelaskan bahwa meskipun sumber air dari pengelola sudah bersih, kualitasnya kerap menurun saat sampai di keran rumah tangga.
Kota Pekalongan mencatatkan prestasi gemilang pada pengelolaan air di tingkat sumber. Parameter bakteriologis pada titik penyelenggara menunjukkan angka yang memuaskan.
Capaian Kota Pekalongan: Lebih dari 80% air memenuhi syarat bakteriologis.
Target Nasional: 70%. Artinya: Pengelolaan air oleh PDAM dan PAMSIMAS di Kota Pekalongan sudah berjalan sangat baik dan aman secara ekologi sebelum didistribusikan.
Kontras dengan kondisi di sumber, kualitas air di tingkat rumah tangga justru masih di bawah ekspektasi nasional. Capaian Kota Pekalongan: 20,9%. Target Nasional: 30%.
Penurunan kualitas ini dipicu oleh beberapa faktor teknis dan perilaku, di antaranya:
Instalasi Tua: Jaringan pipa distribusi ke rumah warga banyak yang sudah berumur dan memerlukan peremajaan.
BABS Tertutup: Meski sudah berstatus Open Defecation Free (ODF), masih banyak warga yang membuang limbah jamban langsung ke selokan atau sungai tanpa melalui septic tank.
Kontaminasi E. Coli: Praktik pembuangan limbah sembarangan ini menyebabkan bakteri E. coli mencemari sumber air tanah dan jaringan perpipaan warga.
Dinkes Kota Pekalongan menekankan bahwa keamanan air adalah tanggung jawab bersama. Maysaroh mengimbau warga untuk mulai memperbaiki sistem sanitasi pribadi.
“Masyarakat yang memiliki jamban wajib melengkapinya dengan septic tank. Selain itu, pengurasan rutin setiap 3 sampai 5 tahun sekali sangat dianjurkan untuk mencegah kebocoran limbah yang dapat mencemari sumber air minum,” tegas Maysaroh.
Dengan perbaikan perilaku sanitasi dan pemeliharaan instalasi air secara mandiri, diharapkan kualitas air di tingkat rumah tangga dapat meningkat dan mencapai standar kesehatan nasional di tahun-tahun mendatang.
Ringkasan Data Kualitas Air Pekalongan 2025:
Titik Pengawasan Capaian (%) Target Nasional (%) Status
Penyelenggara (PDAM/PAMSIMAS) > 80% 70% Memenuhi
Rumah Tangga 20,9% 30% Perlu Perbaikan.
Penulis : Wagiyono







