TULANG BAWANG BARAT, RealitaPublik.id — Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tulang Bawang Barat resmi menetapkan arah kebijakan organisasi untuk tahun 2026. Dalam rapat awal tahun yang digelar di Sekretariat IWO Tubaba, Tiyuh Pulung Kencana, Senin (12/1/2026), organisasi ini menekankan pada penguatan profesionalisme jurnalistik dan aksi kemanusiaan.
Ketua PD IWO Tubaba, Arpani, dalam arahannya mengimbau seluruh anggota untuk menjalankan fungsi social control secara prafisional dengan tetap menjaga kemitraan strategis bersama pemerintah daerah.
Salah satu poin krusial dalam rapat tersebut adalah ketegasan IWO Tubaba untuk tidak lagi tergabung dalam forum satu pintu publikasi Dana Desa tahun 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi mendalam terhadap efektivitas program pada tahun sebelumnya.
“Keputusan ini berdasarkan evaluasi pengurus terhadap program di tahun 2025 yang dianggap tidak maksimal. Kami ingin menjaga marwah organisasi dan memastikan setiap anggota bekerja sesuai kode etik tanpa adanya hambatan struktural yang merugikan fungsi jurnalistik,” tegas Arpani.
Arpani mengungkapkan bahwa IWO Tubaba yang kini beranggotakan 42 wartawan media online akan memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memupuk kepekaan sosial insan pers di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
Agenda Sosial yang Direncanakan:
Bakti Sosial Berjenjang: Pembagian sembako menyasar rumah warga kurang mampu setiap bulannya.
Aksi Donor Darah: Menggalang stok darah untuk kebutuhan medis di Tubaba.
Pendampingan Aspirasi: Menjadi jembatan bagi keluhan, kritik, dan saran masyarakat kepada pemangku kebijakan.
Sebagai langkah awal, IWO Tubaba dijadwalkan akan memulai aksi bakti sosial perdana pada akhir Januari 2026 di Tiyuh Tirta Makmur. Program ini nantinya akan dilaksanakan secara bergiliran di seluruh wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan kecamatan lainnya.
“Mari kita jaga marwah organisasi. Kritik yang kita sampaikan haruslah kritik yang membangun demi kemajuan Tubaba. Saya berharap IWO menjadi organisasi yang benar-benar dekat dengan masyarakat,” pungkas Arpani.
Poin Utama Rapat Strategis IWO Tubaba:
Profesionalisme: Menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam fungsi kontrol sosial.
Independensi: Mundur dari forum satu pintu publikasi Dana Desa 2026 demi transparansi.
Kedekatan Masyarakat: Penguatan program bakti sosial bulanan mulai akhir Januari 2026. (*)
Penulis : Rody Sandra







