Sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2026, H. Putra Umar Jaya Tekankan Pentingnya Rembuk Desa untuk Cegah Konflik

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Putra Umar Jaya S.T., Melaksanakan Sosialisasi (foto: Rody Sandra Realita Publik)

H. Putra Umar Jaya S.T., Melaksanakan Sosialisasi (foto: Rody Sandra Realita Publik)

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, H. Putra Umar Jaya, S.T., menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Rembuk Desa dan Kelurahan dalam Mencegah Konflik di Provinsi Lampung.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Bapak Subangun, RK 03, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Minggu (25/01/2026) pagi.

Dalam paparannya, H. Putra Umar Jaya menjelaskan bahwa Perda ini hadir sebagai instrumen hukum untuk memastikan setiap kebijakan atau pembangunan di tingkat desa/tiyuh harus melalui proses musyawarah yang matang. Ia mencontohkan kasus penolakan pembangunan koperasi di atas lapangan publik yang sempat terjadi akibat minimnya koordinasi.

Baca Juga :  Jalan Bergelombang Picu Kecelakaan Satu Keluarga di Kedungwuni, Seorang Anak Tak Sadarkan Diri

 

“Pentingnya rembuk desa ini adalah untuk menghindari konflik. Kasus penolakan pembangunan di tanah lapangan sebelumnya terjadi karena tidak adanya rembuk desa. Dengan Perda ini, masyarakat memiliki landasan kuat untuk mengedepankan musyawarah sebelum proyek atau kebijakan dijalankan,” tegas H. Putra Umar Jaya.

 

Pada tahun 2026 ini, DPRD Provinsi Lampung mengintensifkan sosialisasi Perda ini di 85 titik sesuai jumlah anggota dewan, agar masyarakat di seluruh pelosok Lampung memahami hak dan kewajibannya dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Baca Juga :  Respons Krisis Energi Global: Pemkot Semarang Matangkan Kebijakan WFH Jumat bagi ASN

 

Selain masalah konflik sosial, H. Putra Umar Jaya juga menyoroti kerusakan jalan provinsi di wilayah Tubaba yang kian memprihatinkan. Ia mengajak peran serta media dan masyarakat untuk aktif mengawasi kendaraan bertonase besar yang melebihi kapasitas jalan.

 

“Saya meminta bantuan rekan-rekan media dan warga untuk menjaga jalan provinsi. Kendaraan roda 10 dilarang masuk, yang diizinkan hanya truk Fuso roda 6. Kita harus berani menegur jika ada armada yang muatannya melebihi kapasitas (ODOL), karena itulah penyebab utama hancurnya infrastruktur jalan kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Semarang Kepung DPRD Jateng: Desak Pengusutan Kasus Andrie Yunus dan Tuntut Reformasi Peradilan Militer

 

Kepalo Tiyuh Makarti, Edi Ismanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut. Ia berharap melalui sosialisasi ini, aspirasi warga terkait pembangunan dan ketertiban dapat segera terealisasi.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Putra Umar Jaya. Semoga keluhan dan aspirasi masyarakat kami, terutama soal infrastruktur, dapat diperjuangkan di tingkat provinsi,” ujar Edi Ismanto.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta puluhan warga Tiyuh Makarti yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi hingga usai.

Penulis : Rody Sandra

Editor : Chu

Berita Terkait

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Berita Terbaru