Jalan Kartaraharja-Way Sido Rusak Parah, Warga Tuding Truk ODOL PT BW Muara Sungkay Sebagai Penyebab Utama

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Ruas jalan kabupaten yang menjadi urat nadi penghubung antara Tiyuh Kartaraharja dan Tiyuh Way Sido kini dalam kondisi memprihatinkan. Kerusakan jalan berupa lubang dalam dan permukaan aspal yang hancur diduga kuat akibat aktivitas truk bertonase besar milik perusahaan PT Bumi Waras (BW) Muara Sungkay yang melintas setiap hari.

 

Kondisi ini memicu kemarahan warga karena dinilai mengancam keselamatan pengendara dan melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang ruas jalan. Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tergenang air, menciptakan jebakan berbahaya bagi pengendara sepeda motor. Tak jarang, warga harus berjuang melintasi genangan lumpur yang menghambat mobilitas hasil bumi.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Takziah dan Berikan santunan untuk Korban Laka di Perlintasan Kereta

 

Setiawan, salah seorang perwakilan warga, mengungkapkan kekecewaannya atas pembiaran yang terjadi selama ini.

“Sudah lama kami mengeluhkan hal ini. Truk-truk besar milik PT BW dari Lampung Utara bebas melintas dengan muatan yang jelas melebihi kapasitas jalan kelas kabupaten. Kami mendesak instansi terkait untuk segera bertindak dan meminta perusahaan bertanggung jawab penuh,” tegas Setiawan.

Baca Juga :  Saksi Ahli Ungkap Kejanggalan Dakwaan Novena Husodho: "Tanpa Penawaran, Tidak Ada Praktik Pialang!"

 

Aktivitas kendaraan muatan berlebih atau Over Dimension Over Load (ODOL) tidak hanya mempercepat kerusakan struktur jalan sebelum waktunya, tetapi juga menjadi ancaman rem blong dan kendaraan oleng. Jalan kabupaten yang tidak dirancang untuk menahan beban industri berat kini harus hancur akibat distribusi logistik perusahaan yang diduga mengabaikan aturan tonase.

 

Meski Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga setempat dilaporkan telah berulang kali melakukan penertiban, namun aktivitas truk raksasa tersebut masih terus berlangsung tanpa hambatan berarti.

 

Warga kini menuntut solusi nyata dari pihak perusahaan. Mereka berharap PT BW Muara Sungkay tidak hanya mengambil keuntungan dari akses jalan tersebut, tetapi juga berkontribusi dalam perbaikan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga :  Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Judi Online: H. Putra Jaya Umar Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkotika di Gunung Timbul

 

Selain itu, masyarakat mendesak pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan di jalur-jalur alternatif dan memberikan sanksi tegas kepada pelanggar muatan berlebih.

 

“Kami tidak melarang perusahaan beroperasi, tapi tolong perhatikan aturan kelas jalan. Jangan sampai keuntungan perusahaan harus dibayar dengan nyawa warga atau hancurnya fasilitas umum kami,” pungkas warga setempat.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WIB

Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Berita Terbaru