Kabar Gembira bagi Perantau: Mudik Gratis Jateng 2026 Dibuka Mulai 4 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya!

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, Realitapublik.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran program Mudik dan Balik Rantau Gratis Lebaran 2026. Program tahunan yang sangat dinantikan para “wong cilik” di perantauan ini akan mulai membuka pendaftaran pada 4 Februari 2026 mendatang.

 

Langkah ini diambil Pemprov Jateng sebagai bentuk kepedulian untuk menjamin warga perantauan dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

 

Bagi masyarakat Jawa Tengah yang berada di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, berikut adalah jadwal penting yang harus dicatat:

Baca Juga :  Sertijab Kapolsek Tulang Bawang Tengah, Kapolres Tubaba Tekankan Komitmen Presisi

Pendaftaran Bus: Mulai dibuka pada 4 Februari 2026.

Pendaftaran Kereta Api: Mulai dibuka pada 11 Februari 2026.

Keberangkatan Arus Mudik: Dijadwalkan pada 16–17 Maret 2026.

Keberangkatan Arus Balik: Dijadwalkan pada 27–28 Maret 2026.

 

Untuk memudahkan akses peserta berdasarkan domisili mereka di perantauan, Pemprov Jateng telah menetapkan beberapa titik kumpul keberangkatan utama:

Jakarta: Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta Timur.

Bandung: Kawasan PT Dirgantara Indonesia.

Kereta Api: Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Target Armada: Minimal Setara Tahun 2025

Baca Juga :  Waspada Erupsi Merapi: Ini Daftar Kecamatan dan Desa di Jateng-DIY yang Masuk Zona Bahaya Sektoral

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menginventarisasi sebanyak 349 unit bus dan 20 rangkaian kereta api. Namun, jumlah ini dipastikan akan terus bertambah.

 

“Pekerjaan rumah kita saat ini adalah menambah armada agar minimal sama dengan tahun 2025 kemarin, yaitu sebanyak 383 bus. Kami berupaya keras agar jumlahnya bisa melebihi itu sehingga lebih banyak warga yang terakomodir,” ujar Sumarno dalam keterangannya, Sabtu (31/01/2026).

 

Sumarno menekankan bahwa aspek keselamatan adalah harga mati. Seluruh armada bus yang digunakan wajib melalui uji kelayakan (ramp check), serta kru sopir harus dalam kondisi prima dan memenuhi standar kesehatan.

Baca Juga :  Tiga Kadus Baru Desa Sumberanyar Resmi Dilantik, Plt Camat Mlandingan: SK Jangan 'Epasakolah'

 

Selain itu, Pemprov Jateng juga melakukan pemetaan ulang titik tujuan mudik berdasarkan sebaran domisili peserta. Hal ini dilakukan guna menjawab masukan dari paguyuban perantau agar titik turun penumpang bisa lebih dekat dengan tempat tinggal asli mereka di desa.

 

“Program ini kami evaluasi setiap tahun. Tujuannya satu: memudahkan saudara-saudara kita agar bisa mudik dengan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru