TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mematangkan arah pembangunan tahun 2026 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD di Kecamatan Batu Putih. Kegiatan yang digelar di Balai Tiyuh Toto Makmur, Selasa (03/02/2026), menjadi ajang sinkronisasi antara usulan akar rumput (tiyuh) dengan kebijakan strategis kabupaten.
Acara dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tubaba, Eri Budisantoso, S.Sos., M.H., yang mewakili Penjabat Bupati Tubaba.

Dalam paparannya, Eri Budisantoso mengungkapkan bahwa proyeksi APBD Kabupaten Tubaba Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp840,477 miliar. Mengingat keterbatasan anggaran tersebut, ia menegaskan pentingnya penetapan skala prioritas yang mengacu pada visi Tubaba 2025–2029: “Sejahtera, Merata, Kreatif, Inovatif, dan Maju.”
“Dengan anggaran yang ada, kita harus jeli memilih program yang berdampak langsung pada ekonomi produktif, pemberdayaan masyarakat, dan infrastruktur berkelanjutan,” jelas Eri.
Pemerintah Kabupaten Tubaba telah memetakan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, meliputi:
Bidang Pendidikan: Implementasi Kelas Khusus Olahraga (KKO) di 16 SMP serta penguatan Program Tubaba Cerdas berbasis Pendidikan Karakter 5 Pilar. Tersedia juga program Kejar Paket A, B, dan C untuk pemerataan pendidikan.
Bidang Kesehatan: Peningkatan kapasitas RSUD Tubaba dari Tipe D menjadi Tipe C, perbaikan Puskesmas Pembantu, penanganan stunting, serta kelanjutan program Tubaba Q Sehat di 16 tiyuh setiap bulan.
Sektor Pertanian & Sosial: Penyaluran bantuan bibit, inseminasi buatan gratis, sekolah lapang teknologi, serta perlindungan sosial melalui Program Mantra Tubaba (Maju Sejahtera Tulang Bawang Barat).
Pelayanan Publik: Inovasi JENIPER (Jemput Bola Melayani Perizinan) oleh Dinas Penanaman Modal untuk mempermudah warga di tingkat kecamatan.
Pada sektor infrastruktur, Pemkab Tubaba tetap mengalokasikan anggaran untuk rekonstruksi dan pemeliharaan jalan kabupaten, serta peningkatan jaringan irigasi guna mendukung produktivitas lahan pertanian di wilayah Batu Putih dan sekitarnya.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan usulan yang disepakati benar-benar mencerminkan potensi wilayah Kecamatan Batu Putih sehingga pelaksanaan pembangunan tahun 2026 berjalan efektif dan tepat sasaran.
Penulis : Rody Sandra







