Operasi Keselamatan Candi 2026 Dimulai, Polres Pekalongan Kota Fokus Cegah Balap Liar Jelang Lebaran

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Kota Pekalongan realitapublik.id – Polres Pekalongan Kota resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Jalan P. Diponegoro No. 19, Senin (2/2/2026). Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta untuk memastikan sinergi dan koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan operasi keselamatan berlalu lintas.

 

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Dr. Akhwan Nadzirin, S.H., M.H., dan diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari personel Kodim 0710 Pekalongan, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Tengah, personel Polres Pekalongan Kota, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP P3KP Kota Pekalongan.

 

Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

 

Dalam apel tersebut, Wakapolres membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Wibowo. Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan pentingnya kesiapan seluruh jajaran Polri, khususnya fungsi lalu lintas, dalam menghadapi dinamika permasalahan transportasi yang semakin kompleks. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk, serta perkembangan teknologi dan era digital.

Baca Juga :  Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi: Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Dex Series Naik Signifikan

 

Kapolda juga menekankan agar seluruh personel Polri terus berinovasi dan siap menghadapi tantangan zaman dengan mengedepankan pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

 

Adapun sasaran prioritas dalam Operasi Keselamatan Candi 2026 meliputi pejalan kaki atau penyebrang jalan yang tidak pada tempatnya, kendaraan bermotor yang tidak layak jalan, pengendara yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, menggunakan handphone saat berkendara, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melakukan aksi balap liar, berkendara melawan arus.

 

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana, termasuk kesiapan kendaraan dinas roda dua dan roda empat yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi.

Baca Juga :  Saksi Ahli Ungkap Kejanggalan Dakwaan Novena Husodho: "Tanpa Penawaran, Tidak Ada Praktik Pialang!"

 

Di hadapan awak media, Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Dr. Akhwan Nadzirin, menyampaikan bahwa, Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan tahapan awal sebelum dilaksanakannya Operasi Ketupat Candi 2026. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.

 

“Balap liar menjadi prioritas kami, sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat. Setiap malam minggu kami secara rutin sudah melakukan kegiatan di lokasi-lokasi rawan. Seperti malam minggu kemarin kami telah melakukan penertiban dan kegiatan ini akan terus berkesinambungan ke depannya,” ujar Wakapolres.

 

Lebih lanjut, Wakapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pekalongan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, disiplin dalam berkendara, serta menggunakan kendaraan sesuai dengan standar spesifikasi teknis.

 

“Hal ini penting untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di wilayah Kota Pekalongan,”tegasnya.

Baca Juga :  Hilang 12 Hari di TN Baluran, Penggembala Sapi Ditemukan Meninggal Dunia

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam pengawasan lalu lintas dan keselamatan jalan.

 

“Dishub Kota Pekalongan mendukung penuh Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan menerjunkan personel serta memastikan kelengkapan rambu, marka, dan fasilitas pendukung lalu lintas tetap berfungsi dengan baik. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” ungkapnya.

 

Restu menambahkan bahwa, sinergi antara Polri, Dishub, dan instansi terkait menjadi kunci utama dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idul Fitri.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan kendaraan sesuai standar spesifikasi teknis, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kota Pekalongan,”tukasnya.

Penulis : Wildan

Berita Terkait

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WIB

Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Berita Terbaru