Wali Kota Aaf Ajak Warga Aktif Lapor Gangguan Kamtibmas Saat Ramadan

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Kota Pekalongan realitapublik.id – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M. Ajakan tersebut disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral tentang Mitigasi Gangguan Kamtibmas di Aula Mapolres Pekalongan Kota, Kamis (19/2/2026).

 

Rakor tersebut digelar bersama jajaran Forkopimda dan dipimpin oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, serta dihadiri unsur Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, para kepala OPD terkait seperti Kepala Dinas Kesehatan, Puji Winarti, Kepala Dinas Perhubungan, M. Restu Hidayat, Kalakhar BPBD, Budi Suheryanto, Kepala Bakesbangpol, Teguh Waluyo, Kejaksaan, dan instansi lainnya.

 

Wali Kota Aaf menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan sejak awal telah mengeluarkan seruan dan imbauan kepada masyarakat guna menjaga ketertiban selama Ramadan. Di antaranya larangan menyelenggarakan segala bentuk perjudian, prostitusi, dan penyakit masyarakat lainnya, serta larangan memperjualbelikan maupun mengonsumsi minuman keras, narkotika, dan obat terlarang (narkoba). Selain itu, masyarakat juga dilarang memproduksi, memperdagangkan, maupun membunyikan petasan.

Baca Juga :  Tiga Momentum dalam Satu Acara: Desa Curahsuri Bakal Gelar Pengajian Umum Akbar Besok Malam

 

“Seruan dan imbauan selama Ramadan sudah kita lakukan dari awal. Intinya kita ingin suasana Ramadan di Kota Pekalongan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Wali Kota Aaf.

 

Ia mengakui, dari tahun ke tahun potensi gangguan kamtibmas relatif tidak banyak berubah, sehingga perlu diantisipasi secara serius. Beberapa kerawanan yang menjadi perhatian antara lain peredaran petasan, penyakit masyarakat, balap liar, hingga penerbangan balon udara liar saat Syawalan.

 

Untuk itu, Wali Kota Aaf menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan ketertiban.

 

“Kita butuh juga informasi dari masyarakat. Kalau ada kejadian-kejadian atau penyakit masyarakat selama bulan puasa, silakan lapor ke Polres maupun Pemerintah Kota Pekalongan lewat Dishub, Satpol P3KP, atau Kodim 0710/Pekalongan. Bisa juga melalui media sosial resmi pemerintah,” tegasnya.

 

Selain isu kamtibmas, dalam rakor tersebut juga disinggung persoalan jalan rusak yang rawan menimbulkan kecelakaan, terutama saat arus aktivitas masyarakat meningkat di bulan Ramadan. Wali Kota Aaf menjelaskan, Pemkot sebenarnya telah menyiapkan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan jalan rusak karena kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Akselerasi Pendidikan Vokasi, Pemerintah Gulirkan Program Revitalisasi SMKN 3 Kotabumi

 

Namun, perbaikan seringkali terkendala hujan yang masih turun hampir setiap hari sehingga tambalan jalan kembali mengelupas.

 

“Bukan berarti kita membiarkan. Anggarannya sudah kita siapkan. Tapi situasi dan kondisi memang belum memungkinkan karena hujan terus. Untuk masyarakat mohon bersabar dan tetap berhati-hati karena masih banyak jalan berlubang,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah menetapkan sejumlah langkah mitigasi terhadap potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan 1447 H.

 

“Banyak sekali kerawanan, khususnya penyakit masyarakat seperti tawuran, balap liar, petasan, hingga kemungkinan kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurisn kendaraan bermotor (curanmor). Kita lakukan mitigasi dan pencegahan agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perjalanan Linda Benny: Dari Pengusaha Sukses Delanggu hingga Mengemban Amanah Wabup Klaten

 

Kapolres menegaskan, Polres Pekalongan Kota akan meningkatkan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), terutama pada jam-jam rawan seperti sore hari menjelang berbuka puasa. Salah satu titik perhatian adalah kawasan Exit Tol Setono yang kerap dijadikan lokasi balap liar saat ngabuburit menjelang berbuka puasa.

 

“Kita akan lakukan penetrasi dan pencegahan terhadap para pelaku balap liar. Harapannya saat ngabuburit tidak ada lagi balap liar karena sangat mengganggu dan rawan kecelakaan,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Polres, Pemerintah Kota, Kodim, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan. Dengan sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat di Kota Pekalongan dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

 

“Melalui rakor lintas sektoral ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan. Namun demikian, partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menciptakan Ramadan yang aman dan penuh keberkahan di Kota Pekalongan,”pungkasnya.

Penulis : Wagiyono

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru