Semarang realitapublik.id – Masyarakat dihimbau harus tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas terutama diluar ruangan rupanya cuaca extrim masih berlanjut dan belum ada tanda akan berakhir nya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Ahmad Yani Semarang menetapkan status waspada cuaca ekstrem terhadap 28 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah.
Intensitas hujan sedang hingga sangat disertai dengan angin kencang diperkirakan melanda 28 daerah wilayah Jawa Tengah dari tanggal 3 hingga 7 Maret 2026.
Berikut Daerah yang berpotensi terdampak akibat Cuaca extrim menurut BMKG adalah sebagai berikut :
1.Kabupaten Tegal
2.Kabupaten Brebes
3.KabupatenPemalang
4.Kabupaten Pekalongan 5.KotaPekalongan
6.Kabupaten Batang
7.Kabupaten Kendal
8.Kabupaten/Kota Semarang
9.Kabupaten Temanggung
10Kabupaten Wonosobo
11.Kabupaten Banjarnegara
12.Kabupaten Purbalingga
13.Kabupaten Banyumas
14.Kabupaten Cilacap
15.Kabupaten Kebumen
16.Kabupaten Purworejo
17.Kabupaten/Kota Magelang
18.Kota Salatiga
19.Kabupaten Boyolali
20.Kabupaten Klaten
21..Kabupaten Karanganyar
22.Kabupaten Sragen
23.Kabupaten Sukoharjo
Kota Surakarta
24.Kabupaten Grobogan
25..Kabupaten Demak
26..Kabupaten Kudus
27.Kabupaten jepara
28.Kabupaten Pati
Menurut BMKG Cuaca ekstrem tersebut terjadi akibat pergerakan enam fenomena cuaca. BMKG mendeteksi penguatan monsun Asia yang memicu pertumbuhan awan konvektif.
Selain itu, Bibit Siklon 90S muncul di perairan Samudra Hindia bagian selatan Banten dan Jawa Barat.
Kemunculan bibit siklon ini menciptakan belokan dan pertemuan arus angin di atas Jawa Tengah. Kondisi ini terjadi bertepatan dengan pergerakan gelombang ekuatorial Kelvin melintasi Pulau Jawa.
Himbauan kepada masyarakat agar selalu mengikuti berita perkembangannya cuaca terkini sebelum beraktivitas.Dan tetep mewasdai datang bencana hidrometeorologi akibat cuaca extrim ,seperti tanah longsor,Anging puting beliung,banjir bandang,pergerakan tanah dan sebaginya.
Penulis : Fery Eka spt






