One Way resmi diberlakukan Jaraknya diperpanjang hingga ke Arah Solo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Semarang,realitapublik.id – Pada puasa memasuki hari yang ke -28 / lebaran H-2 arus mudik terutama dari jakarta Bogor bandung Tanggerang Bekasi (Jabodetabe) menuju berbagai daerah seperti Jawa Barat , Jawa Tengah hingga Jawa Timur kini sudah menunjukkan kepadatan yang signifikan.

 

Mengikuti peningkatan volume kendaraan pada puncak arus mudik maka pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah diberlakukan bahkan diperpanjang jaraknya hingga kearah Solo Jawa Tengah hal itu dilakukan untuk menyesuaikan sesuai dengan kepadatan volume kendaraan yang melintas .pada Rabu (18/3/2026)

 

Kebijakan tersebut dilakukan sesuai diskresi dari pihak kepolisian, berdasarkan kondisi arus lalu lintas di lapangan pada pukul 17.20 WIB.

Baca Juga :  Meneladani Akhlak Rasulullah, Kecamatan Suboh Raih Keberkahan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

 

Diketahui sebelumnya pada hari yang sama, rekayasa one way nasional resmi dimulai dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama KM 70 hingga GT Kalikangkung KM 414. Masuk wilayah Kendal Jawa Tengah.

 

pemberlakuan one way tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi.

 

Dihari yang sama.PT Jasa Marga telah memperpanjang jarak one way hingga ke Jalan Tol Semarang-Solo, tepatnya di GT Bawen Ruas KM 442.

 

“Kebijakan ini diterapkan untuk memperlancar arus kendaraan yang menuju arah Bawen, Solo, hingga Surabaya,” Berdasarkan keterangan resmi dari PT Jasamarga Transjawa Tol.

Baca Juga :  Diduga Buang Limbah Toilet ke Sungai, Lapas Kelas IIB Kota Pasuruan Disemprot LSM Gajah Mada

 

Penerangan Rekayasa lalu lintas tersebut dipastikan bersifat situasional dan diaktifkan apabila volume kendaraan sudah melampaui batas parameter yang telah ditetapkan sesuai dengan aturan.

 

“Jika volume kendaraan sudah di atas angka 8.000 (per jam), maka one way nasional diberlakukan. Namun jika arus mulai menurun, rekayasa lalu lintas akan kembali disesuaikan,” Ujar Dudy seusai seremoni, pada Rabu (18/3/2026).

 

Tentunya Imbas dari kebijakan tersebut dirasakan kendaraan masyarakat yang hendak melaju arah Jakarta akan dialihkan menuju jalur arteri (non tol) .

Baca Juga :  Rusman Terpilih Jadi Admin WAG Padang Howo, Anggota Sambut Sukacita dan Siapkan Acara Syukuran di Valensia

 

Kita berharap berbagai terobosan rekayasa lalu lintas konvensional, seperti one way, contraflow, dan ganjil genap, dapat menjaga kelancaran lalu lintas dan kemudahan bagi para pemudik selama periode mudik Lebaran 1447H/2026.

 

Semogaa informasi tersebut dapat membantu bagi para pemudik yang hendak melakukan perjalanan mudik kekampung halaman untuk merayakan hari raya idul Fitri 1447H/2026 bersama keluarga dikampung halaman.

 

Himbauan bagi para pemudik Agar tetep berhati-hati ,kurangi kecepatan jika lelah beristirahat lah direst area yang telah disediakan semoga selamat sampai tujuan.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru