BENGKULU, realitpublik.id – Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si., menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (JULEHA) Provinsi Bengkulu sekaligus menjadi pemateri utama dalam Pelatihan JULEHA Berbasis Kompetensi yang digelar di Aula Masjid Agung Baitul Hikmah, Kabupaten Kepahiang, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutannya, Saluddin menyampaikan bahwa BPJPH Lampung yang memiliki wilayah kerja Subbagian Selatan Sumatera (Subagsel), meliputi Provinsi Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung, sangat mengapresiasi terbentuknya DPW JULEHA Provinsi Bengkulu.
“Pemerintah dan masyarakat sangat membutuhkan keberadaan JULEHA. JULEHA memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan kehalalan produk sembelihan yang dikonsumsi masyarakat,” ujar Saluddin.
Ia menambahkan bahwa keberadaan JULEHA tidak hanya penting dalam persiapan menghadapi pemotongan hewan kurban, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menyongsong implementasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.
Menurutnya, kebutuhan juru sembelih halal juga semakin meningkat seiring dengan kebutuhan penyediaan daging halal untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Berdasarkan data yang kami miliki, dari 118 SPPG di Provinsi Bengkulu, baru 8 yang telah bersertifikat halal. Begitu juga dengan Rumah Potong Hewan (RPH), baru 9 yang memiliki sertifikat halal, sedangkan Rumah Potong Unggas (RPU) baru 6 yang tersertifikasi halal,” jelasnya.
Saluddin berharap para peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat berperan aktif dalam mendirikan RPU di setiap kecamatan sehingga kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terpenuhi dengan mudah dan seluruh SPPG dapat memiliki sertifikat halal.
Sementara itu, Bupati Kepahiang yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Rector Vande Armada, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kepahiang terhadap pelantikan DPW dan beberapa DPD JULEHA kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.
“JULEHA merupakan garda terdepan dalam menyediakan daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) bagi masyarakat, terutama dalam menyongsong Hari Raya Iduladha dan implementasi Wajib Halal Oktober 2026. JULEHA benar-benar menjadi hulu halal dari setiap makanan berbahan daging sembelihan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP Perkumpulan Juru Sembelih Halal (PJSH) Indonesia, Toosy Muhammad Gustidar, S.E., M.H., berharap pelantikan DPW JULEHA Provinsi Bengkulu dan sejumlah DPD kabupaten/kota dapat memperluas syiar penyembelihan halal di Bengkulu.
“Kami berharap JULEHA dapat menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat melalui penyediaan makanan yang halal dan thayyib, serta mendukung secara strategis implementasi Wajib Halal Oktober 2026,” katanya.
Pelantikan dan pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia JULEHA di Provinsi Bengkulu sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk pangan halal, aman, dan berkualitas.(*)
Penulis : Rodi Sandra
Editor : Red






