Baru Kemarin Truk Udang Terguling, Jalur Pantura Suboh KM 159 Kembali Dihantam Kecelakaan!

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Truk bermuatan udang yang terguling di jalur Pantura Suboh Situbondo, KM 159 arah Surabaya, Kamis (28/5/2025) malam. 

SITUBONDO, realitapublik.id– Kondisi Jalan Raya Pantura di Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur kian membahayakan. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, jalur tengkorak di kilometer 159 arah Surabaya ini telah memicu dua kecelakaan berturut-turut akibat bahu jalan yang amblas dan berlubang parah.

Peristiwa pertama menimpa sebuah truk bermuatan udang dengan nomor polisi P 8621 UV yang terguling pada Kamis (28/5/2025) malam. Kejelakaan tunggal ini terjadi saat truk yang dikemudikan oleh Dory melaju menuju arah Surabaya.

Setibanya di lokasi, Dory berusaha menghindari titik penyempitan jalan akibat lubang besar. Namun secara bersamaan, sebuah kendaraan dari arah berlawanan diduga menerobos jalur. Demi menghindari tabrakan, Dory spontan membanting setir ke kiri.

Baca Juga :  Gunakan Skema KPBU, Pemkab Batang Bakal Pasang 9.387 Titik Lampu Jalan Siaga Kriminalitas

“Jalannya terlalu sempit karena ada lubang besar di bahu jalan. Saat saya mau masuk, ada kendaraan lain yang menerobos. Akhirnya truk oleng dan jatuh,” ujar Dory di lokasi kejadian.

 

Truk yang oleng terguling tersebut menghancurkan tembok pembatas jembatan sebelum akhirnya tercebur ke sungai.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun dalam insiden ini, nilai kerugian material ditaksir cukup besar, kondisi bodi kendaraan rusak parah dan sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas.

Kanit Lantas Besuki, Aiptu Aries Subiantoro, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi.

“Benar, kejadiannya tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah muatan dipindahkan, truk akan dievakuasi ke Pos Lantas. Saat ini arus lalu lintas sudah kembali lancar,” jelas Aries, Jumat (29/5/2025).

Baca Juga :  Bawa Misi Penyelamatan Generasi, Ketua Golkar Tubaba Putra Jaya Umar Soroti Ancaman Narkoba dan Judol

Berdasarkan keterangan warga setempat, Kiki, lubang di bahu jalan tersebut tercipta akibat amblasnya gorong-gorong di bawah jalan sejak 5 Mei lalu. Meski sudah meresahkan selama beberapa pekan, pihak otoritas terkait belum melakukan perbaikan secara permanen. Kondisi ini memaksa para pengendara saling berebut jalur aman.

“Kami berharap ada perbaikan secepatnya dari pihak terkait agar tidak kembali menimbulkan kecelakaan maupun kemacetan panjang,” tutur Kiki.

 

Tangkapan layar, tampak sejumlah warga menolong pengendara motor Honda Beat, seorang laki-laki dan perempuan yang mengalami kecelakaan di jalur Pantura Suboh Situbondo, KM 159 arah Surabaya, Jumat (29/5/2025) siang.

Kembali Menelan Korban

Belum genap 24 jam pasca-insiden truk udang, kecelakaan kembali terjadi di titik yang sama pada Jumat (29/5/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga :  Polres PALI Tangkap Pengedar Sabu di Penukal Utara melalui Strategi Undercover Buy 

Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial, kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Pantura, Suboh.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga menolong seorang laki-laki dan perempuan. Keduanya kemudian dibawa duduk di tempat pencucian motor dalam kondisi lemas, sementara sang perempuan terlihat memegangi lututnya.

“Kembali menelan korban gara-gara jalan berlubang,” ujar suara pria dalam rekaman video tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas pengendara motor tersebut belum diketahui pasti. Informasi sementara menyebutkan, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dan tengah melaju dari arah barat (Besuki) menuju ke arah timur (Situbondo). Motor yang dikendarai korban tergelincir lalu jatuh di sekitar lokasi bahu jalan yang berlubang.(*)

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

Terpeleset dari Jembatan Kembar Sumberkolak, Pemulung Asal Semambung Alami Patah Tulang Paha 
Perkuat Pertahanan Papua Barat, Menhan Instruksikan Yonif TP 808/MM Dukung Sektor Kesejahteraan 
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Cek Kesiapan Operasional Satuan dan Memotivasi Prajurit di Tanah Papua
Jihu, Kuliner Khas Situbondo yang Kini Jadi “Selera Nusantara” 
Menyambut Iduladha 1447 H, Jurnalis Senior Pasuruan Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Lampung Serahkan Sapi Kurban untuk Pesantren MHM Dayamurni, Atas Namakan Warga Kurang Mampu
Ketua DPC PKB Tubaba bersama Baznas Lampung Kurban 2 Ekor Sapi di Ponpes MHN Daya Murni
Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55 WIB

Terpeleset dari Jembatan Kembar Sumberkolak, Pemulung Asal Semambung Alami Patah Tulang Paha 

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:25 WIB

Perkuat Pertahanan Papua Barat, Menhan Instruksikan Yonif TP 808/MM Dukung Sektor Kesejahteraan 

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:34 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Cek Kesiapan Operasional Satuan dan Memotivasi Prajurit di Tanah Papua

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:02 WIB

Baru Kemarin Truk Udang Terguling, Jalur Pantura Suboh KM 159 Kembali Dihantam Kecelakaan!

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:14 WIB

Jihu, Kuliner Khas Situbondo yang Kini Jadi “Selera Nusantara” 

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:24 WIB

BAZNAS Lampung Serahkan Sapi Kurban untuk Pesantren MHM Dayamurni, Atas Namakan Warga Kurang Mampu

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:23 WIB

Ketua DPC PKB Tubaba bersama Baznas Lampung Kurban 2 Ekor Sapi di Ponpes MHN Daya Murni

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:19 WIB

Diperiksa 12 Jam, Pengasuh Padepokan Padang Ati Pekalongan Resmi Jadi Tersangka

Berita Terbaru