Perkuat Pertahanan Papua Barat, Menhan Instruksikan Yonif TP 808/MM Dukung Sektor Kesejahteraan 

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan peninjauan pangkalan ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 808/Mbaham Matta di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. 

 

FAKFAK PAPUA BARAT, realitapublik.id — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan peninjauan pangkalan ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 808/Mbaham Matta di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (27/5/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional satuan taktis di wilayah jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Baca Juga :  Dinkes dan Kiai Situbondo Kupas Manfaat Khitan dari Sisi Medis hingga Spiritual

 

Turut hadir mendampingi Menhan antara lain Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Kabalog Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, serta Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana.

Baca Juga :  Pemuda 20 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Polsek Karangdadap Selidiki Penyebabnya

 

Rangkaian inspeksi diawali dengan pengecekan kelayakan infrastruktur pangkalan, yang mencakup barak prajurit, fasilitas latihan menembak, hingga sistem keamanan gudang munisi. Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan pemeliharaan sarana pendukung tugas teritorial di Papua Barat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Skala Besar

 

Dalam arahannya, Menhan menegaskan pentingnya membangun prajurit yang profesional, disiplin, tangguh, dan adaptif dalam menjaga stabilitas serta mendukung percepatan pembangunan di Papua Barat.

 

Menhan berharap kehadiran satuan ini mampu memberikan kontribusi langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar publik, khususnya pendampingan pada sektor pertanian, peternakan, layanan kesehatan, dan pendidikan formal bagi masyarakat Fakfak.(*)

Penulis : Abdul Hakim

Sumber Berita : Pendam XVIII/Ksr

Berita Terkait

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil
Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka
Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati
Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
MENGUJI KEHADIRAN NEGARA, LSM PEJUANG 24 Desak Usut Tuntas Dugaan Adopsi Ilegal Bayi FZ di Pekalongan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:06 WIB

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

Senin, 20 Juli 2026 - 16:38 WIB

Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:51 WIB

MENGUJI KEHADIRAN NEGARA, LSM PEJUANG 24 Desak Usut Tuntas Dugaan Adopsi Ilegal Bayi FZ di Pekalongan

Berita Terbaru