Warga Khawatirkan Kualitas Tambal Sulam Jalan Ruas Panaragan Jaya Tubaba Cepat Rusak Kembali

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Pekerjaan pemeliharaan jalan di Ruas Panaragan Jaya, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), memicu keraguan serius dari masyarakat pengguna jalan. Proyek perbaikan yang dilaksanakan secara swakelola oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) PUPR Provinsi Lampung ini dinilai hanya sekadar menutup tampak luar tanpa menyelesaikan akar kerusakan jalan yang sebenarnya.

 

Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, metode kerja yang diterapkan terlihat sangat sederhana. Sejumlah pekerja tampak hanya menyiramkan aspal cair di atas permukaan jalan yang sudah retak, lapuk, dan bergelombang. Setelah itu, barulah campuran aspal panas (hotmix) ditaburkan dengan ketebalan yang tidak merata, bahkan sebagian titik terpantau hanya setebal tiga sentimeter.

Baca Juga :  Monitoring dan evaluasi di Desa Karang Sakti, Camat Apresiasi Kinerja Kepala Desa.

 

Pengawas Lapangan proyek tersebut, Edi, menjelaskan bahwa metode penambalan tersebut sengaja dipilih karena menyesuaikan dengan kondisi kerusakan saat ini. Menurutnya, area jalan yang belum mengalami kerusakan parah atau belum berlubang besar tidak perlu digali secara menyeluruh.

 

“Cukup disiram aspal cair terlebih dahulu agar daya rekatnya kuat, kemudian ditutup dengan aspal panas setebal tiga sentimeter. Cara ini sudah cukup kuat untuk menahan beban kendaraan,” ujar Edi saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan, Rabu (01/07/2026).

 

Kendati demikian, penjelasan dari pihak pengawas proyek tidak serta-merta meredakan kekhawatiran warga dan pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, permukaan jalan pasca-penambalan masih terasa bergelombang, menonjol, dan sisa-sisa retakan lama di bawah lapisan baru masih terlihat samar.

Baca Juga :  Musdes Pilkades PAW Tuntas, Tiga Desa di Situbondo Bersiap Sambut Kepala Desa Baru 

 

Slamet, salah seorang warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengungkapkan rasa pesimisnya terhadap ketahanan hasil perbaikan jalan tersebut. Ia menilai anggaran negara berpotensi terbuang percuma jika kualitas pengerjaannya tidak berumur panjang.

 

“Jalan ini merupakan jalur utama yang saban hari dilewati truk pengangkut hasil bumi dan kendaraan bertonase besar. Kalau polanya hanya ditutup tipis seperti ini, saya yakin tidak sampai tiga bulan sudah berlubang lagi. Uang negara habis percuma dan kami sebagai pengguna jalan yang harus menanggung risiko kecelakaan,” kata Slamet.

Baca Juga :  Gempuran Era Digital, Seni Tradisi Swadaya Pukau Ratusan Warga di Alun-Alun Pekalongan

 

Merespons kondisi tersebut, masyarakat berharap pihak pimpinan dinas terkait di tingkat provinsi segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung jalannya proyek pemeliharaan ini. Warga mendesak agar metode pengerjaan segera dievaluasi dan diperbaiki dengan konstruksi yang lebih mendasar demi memastikan jalan dapat bertahan lama, rata, serta aman dilalui.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung terkait keluhan dan kekhawatiran yang disampaikan oleh warga setempat. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Diduga Asal Jadi, Proyek Drainase Pemprov Lampung di Simpang PU Tubaba Disorot Warga
Proyek Jalan Provinsi Tanpa Papan Nama di Tulang Bawang Sorotan Warga
​Niat Majukan Kampung Halaman, Sukamto Siap Calonkan Diri sebagai Kepalo Tiyuh Daya Sakti
Soroti Dugaan Kejanggalan Perkara Narkotika, LSM Pejuang ’24 Audiensi ke Kejari Kabupaten Pekalongan 
Terpeleset ke Palung Saat Memancing, Warga Banyuwangi Hilang Terseret Arus di Pantai Bama Situbondo
Di Permata CAI Jombang, Wapres Gibran Ingatkan Pemuda Kuasai Jiwa Entrepreneurship
Resmi Diserahkan, Proyek Peningkatan RSUD Talang Ubi PALI Segera Dimulai
Bahas Akuntabilitas Fiskal, DPRD Tubaba Gelar Paripurna APBD 2025
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:01 WIB

Diduga Asal Jadi, Proyek Drainase Pemprov Lampung di Simpang PU Tubaba Disorot Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:56 WIB

Proyek Jalan Provinsi Tanpa Papan Nama di Tulang Bawang Sorotan Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

​Niat Majukan Kampung Halaman, Sukamto Siap Calonkan Diri sebagai Kepalo Tiyuh Daya Sakti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:05 WIB

Warga Khawatirkan Kualitas Tambal Sulam Jalan Ruas Panaragan Jaya Tubaba Cepat Rusak Kembali

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13 WIB

Terpeleset ke Palung Saat Memancing, Warga Banyuwangi Hilang Terseret Arus di Pantai Bama Situbondo

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:26 WIB

Di Permata CAI Jombang, Wapres Gibran Ingatkan Pemuda Kuasai Jiwa Entrepreneurship

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:45 WIB

Resmi Diserahkan, Proyek Peningkatan RSUD Talang Ubi PALI Segera Dimulai

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:30 WIB

Bahas Akuntabilitas Fiskal, DPRD Tubaba Gelar Paripurna APBD 2025

Berita Terbaru