Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Jangkar Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jasad korban oleh petugas.

i

Proses evakuasi jasad korban oleh petugas.

SITUBONDO, realitapublik.id – Sugianto (45), seorang nelayan asal Kampung Dami, Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, yang sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (3/8/2026) pagi. Jasad korban ditemukan mengambang di perairan utara pantai Asta, Kecamatan Jangkar.

 

BPBD Kabupaten Situbondo melalui tim Pusdalops menyatakan bahwa penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang nelayan setempat bernama Suto (52) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Suto yang hendak memancing seorang diri melihat sesosok mayat mengambang sekitar 500 meter dari lokasinya memancing.

Baca Juga :  Terpapar Abu 'Tolato' Pabrik Gula Wringin Anom, Warga di Situbondo Kirim Surat Terbuka ke Bupati

 

“Saksi kemudian menginformasikan temuan tersebut kepada kerabatnya dan segera melaporkannya kepada pihak keluarga korban serta petugas Satpolairud Polres Situbondo,” tulis Puriyono dalam laporan resmi Pusdalops BPBD Situbondo, Senin (3/8/2026).

 

Pihak keluarga yang tiba di lokasi langsung memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Sugianto. Keluarga mengenali korban melalui ciri-ciri fisik serta pakaian terakhir yang dikenakannya saat berangkat melaut menggunakan perahu fiber biru-putih bernama ‘Trobosss’.

Baca Juga :  Situbondo Dilanda Rentetan Bencana, Rumah Ambruk, Rob hingga Pohon Tumbang

 

Sekira pukul 08.30 WIB, perahu evakuasi yang membawa jenazah korban tiba di bibir pantai timur Pelabuhan Jangkar. Jasad Sugianto kemudian langsung dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Jangkar untuk dilakukan pemeriksaan medis luar.

 

Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

 

Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Mereka juga secara resmi menolak proses autopsi lanjutan dengan menandatangani surat pernyataan, sehingga jenazah bisa langsung diserahkan untuk proses pemakaman.

 

Proses evakuasi dan penanganan musibah ini melibatkan kerja sama berbagai unsur, mulai dari Camat Jangkar, Polsek, Koramil, Satpolairud Polres Situbondo, Kamla TNI AL, TRC BPBD, Tagana, Satpol PP, hingga nelayan setempat.(*)

Penulis : Kim

Berita Terkait

Berkedok Investasi Mall, Oknum Guru SD di Situbondo Diduga Tipu Puluhan Warga hingga Miliaran Rupiah
BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung
Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang
Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031
Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari
Aktivitas Logistik Herma Jaya di Permukiman Legokkalong Dikeluhkan Warga, Tata Ruang Dipertanyakan
Memperingati Haul ke-45 KH. Abdul Hamid: Mengenal Sosok Ulama Besar Asal Pasuruan
Asa Baru Ma’adin, Lansia Sebatang Kara Penghuni Gubuk di Gunung Putri Situbondo
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Jangkar Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Berkedok Investasi Mall, Oknum Guru SD di Situbondo Diduga Tipu Puluhan Warga hingga Miliaran Rupiah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:47 WIB

BGN Usut 5.355 SPPG Diduga Melanggar Usai Terima Data Kertas Kerja Audit Kejagung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Bupati Anom Kena OTT KPK, Nurkholes Resmi Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Restu Keraton Surakarta di Bumi Arema: KRA. Dwi Indrotito Cahyono Resmi Pimpin PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Konstruksi Proyek Irigasi Rp4,8 Miliar di Indramayu Janggal, AMKI Siap Laporkan ke Kejari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Aktivitas Logistik Herma Jaya di Permukiman Legokkalong Dikeluhkan Warga, Tata Ruang Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Memperingati Haul ke-45 KH. Abdul Hamid: Mengenal Sosok Ulama Besar Asal Pasuruan

Berita Terbaru